Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

38 North: Korut Kembangkan Pesawat Peringatan Dini

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 02:50 WIB | Oleh:
38 North: Korut Kembangkan Pesawat Peringatan Dini Doc: AFP/Joe Klamar
Ket. Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi

SEOUL - Media khusus Korea Utara (Korut) di Amerika Serikat, 38 North, melaporkan pada Selasa (4/3) waktu setempat bahwa Korut tampaknya tengah memproduksi pesawat peringatan dini (AEW) pertama, setelah merevisi pesawat angkut strategis buatan Russia dan aktivitas produksi tersebut diketahui hampir rampung.

Menurut 38 North, sebuah pesawat angkut strategis buatan Russia bernama Ilyushin IL-76 yang dilengkapi dengan kubah radar besar atau radome di atas badan pesawat terdeteksi di Bandara Internasional Sunan Pyongyang, Korut.

Laporan itu mengatakan bahwa kubah radar pesawat itu tampak mirip dengan yang terlihat pada pesawat AEW dari Tiongkok, dan bentuknya tidak seperti pesawat AEW milik Amerika Serikat atau Russia.

“Hal tersebut dapat dikatakan bahwa ada kemungkinan dukungan atau pengaruh dari Tiongkok, namun bentuk kubah radar itu tidak bisa menjadi bukti yang signifikan,” ungkap 38 North.

Terkait produksi AEW ini, pesawat milik Air Koryo terus dipantau melalui foto satelit sejak bulan Oktober tahun 2023 lalu, sehingga muncul perkiraan bahwa Korut tengah merevisi pesawat tersebut dengan AEW setelah mendapatkan dukungan teknologi dari Russia.

Saat muncul laporan dari 38 North ini, media rezim Korut belum mengeluarkan laporan resmi apapun mengenai AEW hingga saat ini.

Pengayaan Uranium

Sementara itu Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) sebelumnya mengungkapkan adanya tanda-tanda berlanjutnya pengoperasian fasilitas pengayaan uranium di kompleks nuklir Yongbyon, Provinsi Pyongan Utara, serta di kawasan Kangson, dekat Pyongyang, Korut.

Dalam pidato pertemuan Dewan Gubernur IAEA di Wina, Austria, pada Senin (3/3) waktu setempat, Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi mengatakan bahwa reaktor air ringan di kompleks nuklir Yongbyon masih terus beroperasi, bahkan tampaknya infrastruktur pendukung tambahan telah dibangun di sekitar reaktor tersebut.

Grossi menambahkan bahwa reaktor 5MWe di kompleks nuklir Yongbyon dikonfirmasi sempat mengalami penghentian operasional selama sekitar 60 hari sebelum kembali beroperasi pada pertengahan Oktober tahun lalu.

Selanjutnya ia mengindikasikan bahwa selain adanya fasilitas pengayaan yang tidak dilaporkan di Kangson dan Yongbyon, instruksi pemimpin Korut, Kim Jong-un, untuk pencapaian melebihi rencana produksi bahan nuklir tingkat senjata, juga menimbulkan keprihatinan yang serius. 

Grossi menegaskan bahwa peningkatan berkelanjutan dalam program nuklir Korut merupakan pelanggaran yang jelas terhadap serangkaian resolusi Dewan Keamanan PBB, seraya menyampaikan penyesalan yang mendalam atas situasi tersebut.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa rezim Pyongyang harus sepenuhnya mematuhi kewajibannya berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB, serta bekerja sama dalam pelaksanaan penuh dan efektif perjanjian Nuclear Non-Proliferation Treaty (NPT). KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.