Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Yakin Hubungan dengan AS Tetap Kuat

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Yakin Hubungan dengan AS Tetap Kuat Doc: philippineembassy-dc
Ket. Dubes Besar Jose Manuel Romualdez

MANILA - Duta Besar Filipina untuk Amerika Serikat (AS) pada Senin (3/3) mengatakan bahwa ia yakin hubungan militer kedua negara akan tetap kuat di era pemerintahan Presiden Donald Trump.

Pernyataan itu diutarakan saat Filipina dan Tiongkok kerap terlibat dalam konfrontasi yang semakin menegangkan atas terumbu karang dan perairan di Laut Tiongkok Selatan (LTS), yang diklaim Beijing hampir seluruhnya meskipun ada putusan Den Haag yang menyatakan bahwa klaimnya itu tidak berdasar.

Duta Besar Jose Manuel Romualdez mengatakan, ia meyakini dukungan AS di jalur air yang disengketakan dan bantuan militer akan terus berlanjut, sambil menunjuk pada pengecualian bantuan sebesar 336 juta dollar AS yang diberikan di tengah pembekuan pengeluaran luar negeri.

"Saya kira semua itu akan tetap ada, saya yakin itu akan terjadi," kata Dubes Romualdez kepada wartawan asing di Manila.

Romualdez mengatakan pendekatan Trump merupakan pendekatan seorang pebisnis yang ingin berinvestasi di negara-negara yang ia yakini dapat menjadi mitra yang berharga. "Kami tidak datang ke sana untuk meminta uang dan itu saja. Kami meminta investasi karena kami ingin menjadi bagian dari sebuah kemitraan," kata Romualdez seraya menambahkan bahwa Presiden Ferdinand Marcos Jr menginginkan pertemuan langsung dengan Presiden Trump di Washington DC sesegera mungkin.

Dubes Romualdez juga menunjuk pada rancangan undang-undang senilai 2,5 miliar dollar AS untuk pertahanan Filipina yang saat ini sedang dibahas di Kongres AS, dan mengatakan ada dukungan bipartisan yang kuat untuk undang-undang tersebut.

Diplomat veteran itu juga mengutarakan kemungkinan membeli gas alam cair dari AS, dan mengatakan hal itu muncul dalam diskusi dengan Senator Alaska, Dan Sullivan. "Banyak kebutuhan energi kita yang mungkin menggunakan LNG sebagai sumber energi alternatif. Jadi, itulah salah satu dari banyak hal yang kami coba wujudkan sebagai bagian dari kerja sama kita, jika Anda ingin menyebutnya demikian," kata dia.

Isu Ukraina

Ketika ditanya bagaimana hubungan yang retak antara AS dan sekutu-sekutunya di Eropa akibat perang Russia di Ukraina dapat memengaruhi Filipina, Romualdez mengatakan Barat masih memiliki pandangan yang sama terkait LTS.

"Apa yang terjadi di panggung Eropa berbeda dengan apa yang terjadi di sini. Kepentingan negara-negara lain di belahan dunia kita tetap sama," papar Dubes Romualdez. "Triliunan dollar melewati LTS dan jelas bahwa kami tidak ingin satu negara pun mendominasi wilayah tersebut. Namun, Ukraina akan membuat banyak dari kita terjaga karena hal itu dapat berdampak besar pada bagian dunia kita," imbuh dia.

Trump mengecam Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Gedung Putih pada Jumat (28/3) lalu, hingga meningkatkan kekhawatiran bahwa ia bermaksud memaksa Kyiv ke dalam perjanjian damai yang menguntungkan Russia. Dubes Romualdez mengatakan harapannya adalah perdamaian yang adil dan abadi.

"Agaknya ini akan adil, terutama bagi Ukraina, yang merupakan korban. (Tujuan Trump) untuk mencoba mencapai perdamaian adalah mulia. Bagaimana kita mencapainya adalah apa yang harus kita perhatikan," ucap Romualdez. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.