Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Pembunuhan Berencana di Subang Masuki Babak Baru, Polisi Ungkap Peran Anak Tiri dari Yosep

📅 Senin, 03 Mar 2025, 14:28 WIB | Oleh:
Kasus Pembunuhan Berencana di Subang Masuki Babak Baru, Polisi Ungkap Peran Anak Tiri dari Yosep Doc: antara foto
Ket. Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast menjelaskan peran AA dalam kasus pembuhan ibu dan anak di Subang tahun 2021.

BANDUNG – Aparat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap peran tersangka Abi Aulia (AA) dalam kasus pembunuhan berencana terhadap ibu dan anaknya, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23), di Subang pada tahun 2021.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa AA berperan membenturkan kepala Amelia serta mempersiapkan kendaraan Toyota Alphard yang digunakan untuk menyimpan dan mengangkut jasad korban.

“Tersangka AA membenturkan kepala korban Amelia. Selain itu, dia juga mempersiapkan kendaraan Alphard yang awalnya menghadap ke kebun, lalu diputar menghadap ke jalan. Kendaraan ini diketahui digunakan untuk mengangkut kedua korban,” kata Jules di Bandung, Senin (3/3).

Tersangka AA merupakan anak tiri dari tersangka utama, yakni Yosep Hidayah (YH), yang menjadi dalang kasus pembunuhan anak dan ibu tersebut.

Jules mengungkapkan bahwa hingga saat ini penyidik telah ditetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini, dua orang di antaranya, yakni YH dan MR, sudah divonis Pengadilan Negeri Subang.

"YH telah dijatuhi hukuman 20 tahun dan MR dihukum empat tahun penjara. Dan terhadap tiga orang lagi tentu berproses," katanya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Surawan menambahkan bahwa berkas perkara tersangka AA telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri Subang.

Oleh karena itu, polisi langsung melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka AA agar tidak melarikan diri.

"Kami melakukan penangkapan dan penahanan untuk nanti selanjutnya kita serahkan kepada kejaksaan dalam rangka tahap dua," katanya.

Surawan menjelaskan bahwa keberadaan AA di lokasi kejadian diperkuat oleh saksi kunci, salah satunya seorang sopir angkot yang melihat AA memutar kendaraan Alphard hingga menghambat arus lalu lintas.

"Bahwasanya AA itu memang betul-betul berada di TKP. Artinya ada peran pada hari kejadian, di mana AA ini memutar kendaraan yang sebelumnya menghadap ke kebun kemudian diputar kepalanya menghadap ke jalan raya," katanya.

Hingga saat ini, polisi masih belum melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka lainnya, yaitu Mimin (istri kedua Yosep) dan Arighi Reksa Pratama (anak dari Mimin). Meski begitu, keduanya masih dalam pemantauan polisi dan diberlakukan wajib lapor.

"Berkas perkara keduanya masih berproses. Untuk kedua tersangka masih kita lakukan pemantauan terus, dan kita berlakukan wajib lapor," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.