Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Film Pendek Indonesia Juara Utama di Festival Film Berlin 2025

📅 Sabtu, 01 Mar 2025, 09:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Film Pendek Indonesia Juara Utama di Festival Film Berlin 2025 Doc: ANTARA/HO-KBRI Berlin
Ket. Film pendek "Little Rebels Cinema Club" karya sutradara Indonesia Khozy Rizal memenangkan penghargaan Festival Film Internasional Berlin ke-75.  

JAKARTA - Film pendek karya sutradara Indonesia Khozy Rizal bertajuk "Little Rebels Cinema Club" memenangkan penghargaan Crystal Bear pada kategori Generation Kplus Short Film dalam gelaran Festival Film Internasional Berlin “Berlinale” ke-75.

Crystal Bear merupakan penghargaan untuk juara utama kategori dalam festival film yang berlangsung pada 13-23 Februari 2025 itu.

Menurut keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (2/3), film berdurasi 17 menit tersebut mengambil latar era tahun 2008 di Indonesia dan mengisahkan tentang tokoh utama bernama Doddy berusia 14 tahun.

Doddy memiliki cita-cita membuat film bersama ketiga sahabatnya dan kelak karyanya dapat ditayangkan di bioskop. Di tempat tinggal mereka di Parepare kala itu belum ada bioskop dan Doddy bertekad untuk dapat merantau ke Jakarta guna mewujudkan mimpinya.

Sutradara Khozy Rizal mengusung semangat “Secinta Itu Sama Sinema” dan animo serta sambutan audiens sangat positif pada Berlinale 2025. Menurutnya, ini menjadi suatu kebanggaan bahwa karya film dari sineas Indonesia dapat diterima di dunia internasional.

Selain "Little Rebels Cinema Club", terdapat empat film Indonesia lainnya yang juga ditayangkan di Berlinale 2025, di antaranya adalah "After Colossus" karya sutradara Timoteus Anggawan Kusno, "Sammi: Who Can Detach His Body Parts" karya sutradara Rein Maychaelson, "Mirage: Eigenstate" karya sutradara Riar Rizaldi, dan "Queer as Punk" yang disutradarai oleh Yihwen Chen.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin berkomitmen untuk senantiasa mendorong agar karya film Indonesia dapat masuk di gelaran Festival Film Internasional Berlin “Berlinale” di tahun selanjutnya.

Dalam hal ini, KBRI Berlin juga berupaya untuk memfasilitasi dan menjembatani jejaring antara pegiat film Indonesia dengan komunitas yang berada di Jerman untuk menumbuhkan ekosistem seni film yang saling mendukung dan memperkuat dunia perfilman Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.