Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI dan Jepang Perkuat Kerja Sama Infrastruktur, Salah Satunya Mitigasi Risiko Banjir di IKN

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 03:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI dan Jepang Perkuat Kerja Sama Infrastruktur, Salah Satunya Mitigasi Risiko Banjir di IKN Doc: Antara

JAKARTA - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan pihaknya terus memperkuat kerja sama dengan Jepang di bidang infrastruktur.

1740668585_91cc1653fb3eb9fc7411.jpg

Foto: Antara

“Kami menyambut baik kunjungan Vice Minister for Engineering Affairs, Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang Masayoshi Hirose. Terlepas dari restrukturisasi kementerian, kami tetap berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Jepang guna mendukung pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Diana di Jakarta, kemarin.

Dia menegaskan komitmen Indonesia dalam forum internasional di bidang infrastruktur dan keairan, salah satunya melalui kerja sama dengan High-Level Experts and Leaders Panel on Water and Disasters (HELP). Sebelumnya, pada 4 Februari 2025, ia telah bertemu dengan Koordinator HELP, Prof. Kenzo Hiroki, untuk membahas keberlanjutan dukungan Kementerian PU terhadap HELP.

“Kami terus mendukung kerja sama dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim. Meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, komitmen kami tetap kuat dalam menghadapi tantangan di sektor keairan,” katanya.

Diana juga mengapresiasi pelaksanaan High Level Meeting (HLM) ke-11 di Kementerian PU yang berlangsung hari ini. Forum ini menjadi wadah penting bagi pertukaran kebijakan dan teknologi infrastruktur, termasuk teknologi reclaimed asphalt, sabo technology, serta mitigasi risiko banjir di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saya ucapkan selamat dan sukses, saya dengar forum ini sangat bermanfaat untuk bertukar informasi dan teknologi bidang infrastruktur. Saya dorong seluruh jajaran di Kementerian PU untuk belajar pendekatan informasi dan teknologi dalam pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti bertemu dengan Vice Minister for Engineering Affairs, Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang Masayoshi Hirose di Jakarta pada Selasa. Diskusi ini dilakukan untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang infrastruktur.

Pada kesempatan ini Wamen Diana juga mengatakan terdapat 10 proyek bersumber dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA) senilai 1,65 miliar dollar AS di bidang irigasi, sungai dan pantai, jalan dan sektor sanitasi. Sementara untuk proyek yang masih bersifat pipeline tengah dikaji ulang oleh Bappenas untuk memastikan kesesuaiannya dengan prioritas nasional.

Terdapat 4 proyek pinjaman yang akan dibiayai oleh JICA, yaitu penyiapan teknis peningkatan Bendungan Sutami di DAS Brantas sebesar 21,1 juta dollar AS, Volcanic Disaster Risk Reduction Sector Loan 174 juta dollar AS, penyiapan teknis Integrated Urban Flood Management Project di Jabodetabek 95,32 juta dollar AS dan penyiapan teknis pengembangan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Tahap 1 dan 2 sebesar 64,9 juta dollar AS. “Saya harap kooperasi dengan Jepang dapat terus kita jalin dan infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Diana.

Sementara itu Vice Minister for Engineering Affairs, Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang Masayoshi Hirose berharap pertemuan ini dapat mempererat kerja sama di bidang infrastruktur antara Indonesia dan Jepang. Dia juga menyampaikan harapan kerja sama berkelanjutan di bidang teknologi daur ulang aspal. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Habis, Termasuk Royal Box!

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Habis, Termasuk Royal Box!

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.