Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Cek Persediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Cek Persediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Pemkab Bangka Selatan bersama jajaran kepolisian mengecek persediaan bahan pokok di pasar menjelang Ramadan 1446 Hijriah, Jumat (28/2).

TOBOALI– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama jajaran kepolisian mengecek persediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1446 Hijriah.

Kepala bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan  Bangka Selatan, Era Fitrawati, di Toboali, Jumat (28/2), mengatakan pengecekan bahan pokok ini untuk memantau beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga di Pasar Terminal Toboali.

"Dari hasil pengecekan, harga beberapa komoditas pokok masih stabil dan persediaan barang relatif cukup," ujarnya.

Dia meminta masyarakat tidak "panic buying" terhadap menyikapi kelangkaan barang karena penyaluran bahan pokok dari distributor Pangkalpinang ke Bangka Selatan berjalan dengan lancar.

"Kami berharap tidak ada pedagang nakal yang melakukan penimbunan sehingga memicu kelangkaan dan kenaikan harga bahan pokok," ujarnya.

Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Satreskrim Polres Bangka Selatan, Ipda Peres Prasetya, mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun bahan pokok atau menaikkan harga menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

"Seluruh pedagang maupun distributor diimbau agar tidak bermain harga dan menimbun bahan pokok, karena ini dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya oknum pedagang atau distributor pangan nakal, pihaknya akan selalu memonitoring pergerakan harga bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di daerah tersebut.

"Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memantau pergerakan harga. Apabila nanti ditemukan ada oknum dengan sengaja menimbun atau bermain harga, akan diberikan penindakan sesuai dengan hukum yang berlaku," jelas Ipda Peres Prasetya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.