Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar UISI: Pembentukan Danantara akan Membawa Ekonomi Indonesia Menuju Kelas Dunia

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Pakar UISI: Pembentukan Danantara akan Membawa Ekonomi Indonesia Menuju Kelas Dunia Doc: Istimewa
Ket. Praktisi pasar modal sekaligus pengamat ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang.

SURABAYA - Pengamat ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara. 

Leo yang juga praktisi pasar modal ini mengungkapkan, keberadaan lembaga investasi ini diyakini akan mampu membawa perekonomian Indonesia menuju kelas dunia.  

Menurutnya, pembentukan Danantara sangat penting karena investasi yang dilakukan bersifat investasi ulang atau reinvest, yakni keuntungan dari investasi sebelumnya kembali ke tempat yang sama dalam bentuk nyata di bisnis

"Kalau dulu, hasil deviden dari BUMN kan masuk APBN, jadi tidak diketahui secara langsung nilai reinvest -nya. Tapi dengan dibentuknya Danantara ini, deviden dari BUMN-BUMN itu bisa langsung di-reinves di bisnis yang riil sehingga dari tahun ke tahun diharapkan pasti akan membesar."

"Apalagi ketika awal pertama muncul dia sudah menjadi Sovereign Wealth Fund nomor delapan di dunia. Dan jika nanti dikelola dengan baik, dan punya kompetensi yang bagus, saya kira ini akan menjadi besar, dan Indonesia akan menjadi lebih terangkat di dunia," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kepala Eksekutif BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa tujuan utama dari investasi yang dilakukan adalah memberikan dampak besar dan berkelanjutan, dengan fokus utama pada penciptaan lapangan pekerjaan yang berkualitas untuk mendukung ekonomi Indonesia.

“Hal paling penting dalam investasi yang kita lakukan adalah yang berdampak besar dan berkelanjutan, berkesinambungan. Dan ujungnya apa sih? Tujuannya adalah penciptaan lapangan pekerjaan,” katanya.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.