Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sukabumi Siaga Geng Motor

📅 Kamis, 27 Feb 2025, 13:52 WIB | Oleh:

Pembubaran geng motor, hingga tindakan tegas pihak kepolisian terhadap anggota geng motor yang berulah seperti tembak di tempat dan mempidanakan para pelakunya ternyata tidak bisa memberikan efek jera.

Keberadaan geng motor di Kota dan Kabupaten Sukabumi terus berkembang. Meskipun tokoh-tokoh geng motor sudah pensiun dan berhenti total dari aktivitas mereka sebagai dedengkot berandal bermotor, ternyata geng motor tetap eksis dan muncul bibit-bibit baru yang mirisnya mayoritas berusia remaja atau belasan tahun.

Salah satu yang menjadi penyebab utama keberadaan geng motor terus berkembang adalah karena banyak orang tua yang membiarkan anaknya yang masih di bawah umur atau di bawah 17 tahun mengendarai sepeda motor. Tidak sedikit orang tua yang sengaja dan terang-terangan mengajarkan anaknya tersebut mengendarai, bahkan membelikan sepeda motor.

Pihak kepolisian di Sukabumi telah melakukan berbagai upaya seperti pengumpulan informasi tentang keberadaan geng motor, termasuk identitas anggota, lokasi operasi, dan modus operandi atau pemetaan.

Kemudian, pengawasan baik melalui patroli maupun penggunaan teknologi seperti CCTV, melakukan penindakan tegas terhadap anggota geng motor yang berulah seperti melakukan tindakan kriminal baik pengancaman, penganiayaan, pemerasan, penyerangan dan lain-lain.

Polisi juga melakukan penggerebekan terhadap lokasi-lokasi yang disinyalir atau digunakan oleh geng motor sebagai tempat persembunyian atau operasi para anggota motor.

Langkah preventif pun dilakukan oleh pemerintah daerah serta kepolisian yakni melakukan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya geng motor dan pentingnya melaporkan kegiatan geng motor. Ayo semua unsur masyarakat dan pemerintah bergerak bersama memerangi geng motor yang semakin meresahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.