Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KJRI Toronto Pamerkan Pesona Kebaya Nusantara

📅 Kamis, 27 Feb 2025, 14:05 WIB | Oleh:
KJRI Toronto Pamerkan Pesona Kebaya Nusantara  Doc: Kemlu RI
Ket. Kebaya ditampilkan dengan anggun oleh model diaspora Indonesia, mahasiswi dan sahabat.

TORONTO – Sejumlah koleksi kebaya Nusantara dipamerkan di Toronto, Kanada dalam acara promosi wastra busana bertajuk “The Elegance of Kebaya: Heritage in Style” di KJRI Toronto, Selasa (18/2) lalu.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Toronto bersama Dharma Wanita Persatuan KJRI Toronto menggelar acara ini sebagai upaya merayakan dan mempromosikan Kebaya yang masuk ke dalam daftar representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO pada 4 Desember 2024.

Nominasi kebaya diajukan Indonesia bersama dengan 4 negara ASEAN lainnya yaitu Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Sebanyak 32 koleksi kebaya karya dua perancang busanaterkemuka Indonesia, Coreta Louise dan Hengki Kawilarang, ditampilkan dengan anggun oleh model dari diaspora Indonesia, mahasiswi dan sahabat yang mencintai dan mendukung budaya Indonesia.

Ada 3 sesi pertunjukan. Sesi pertama mempersembahkan koleksi kebaya nasional dengan brand Agni, sesi kedua menghadirkan koleksi Kebaya Noni yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan sesi ketiga yang menghadirkan kebaya rancangan Hengki Kawilarang.

Coreta Louise dan Hengki Kawilarang mengatakan acara ini bertujuan tidak hanya untuk mempromosikan kebaya dan warisan budaya Indonesia, melainkan juga untuk memperkuat hubungan lintas budaya, dan menyoroti dedikasi Indonesia dalam melestarikan wastra tradisionalnya.

Sementara Konsul Jenderal RI di Toronto, Dyah Lestari Asmarani dalam sambutannya menyatakan, kebaya bukan hanya sebuah pakaian melainkan sebuah cerminan warisan budaya yang kaya akan sejarah. Ia juga menyampaikan kebaya bukan hanya sebuah simbol keanggunan, melainkan ketangguhan perempuan Indonesia.

Selain tiga sesi pertunjukan kebaya, acara ini juga menampilkan sesi interaktif dengan tamu undangan, yaitu tutorial memakai kain batik yang menjadi padu padan kebaya dengan model tamu yaitu spouse dari Konsul Kehormatan Slovakia.

Di awal acara juga ditampilkan video mengenai kebaya, serta pertunjukan tari Legong Lasem yang dibawakan oleh Keiko Ninomiya. Sebagai penutup, seluruh tamu undangan, designers, dan para model menari line dance “Tamang Pung Kisah” sebelum menikmati kuliner Indonesia yang telah disajikan.

Sekitar 80 tamu undangan hadir dalam acara tersebut, yakni para Konsul Jenderal negara sahabat, anggota Consular Corps Association in Toronto (CCAT), anggota Consular Spouse Association in Toronto (CSAT), Konsul Kehormatan, pelaku bisnis, pejabat pemerintahan Kanada, serta masyarakat Indonesia dan Kanada secara umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Gunung Semeru Meletus Berkali-kali pada Jumat Malam

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Semeru Meletus Berka...
Nasional
Menteri Ekraf Sebut Fesyen ...

Dirut Bulog: Penyaluran Minyakita Menjangkau Pasar

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Dirut Bulog: Penyaluran Min...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.