Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penutupan Rute 5D Transjakarta Kurangi Beban Halte Cawang Sentral

📅 Rabu, 26 Feb 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Penutupan Rute 5D Transjakarta Kurangi Beban Halte Cawang Sentral Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Penumpang turun dari bus Transjakarta di samping halte Bundaran HI Astra, Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Penutupan rute 5D Transjakarta relasi Cililitan-Ancol yang berlaku mulai 28 Februari 2025 untuk mengurangi beban Halte Cawang Sentral pada jam-jam sibuk.

"Pengurangan rute 5D akan mengurangi beban Halte Cawang Sentral, yang saat pagi atau sore hari harus antre bus cukup lama, hanya untuk naik dan turun pelanggan," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Ayu Wardhani saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Dengan begitu, menurut dia, kebijakan penutupan rute 5D dapat meningkatkan layanan di Halte Cawang Sentral khususnya pada jam-jam sibuk. Namun, dia belum menyebutkan secara rinci perkiraan jumlah penumpang yang naik dan turun di Halte Cawang Sental serta kapasitas halte tersebut.

Ayu mengatakan, layanan rute 5D bersinggungan dengan Koridor 7 dan 5. Penumpang yang biasa memanfaatkan layanan Transjakarta rute 5D dapat menggunakan layanan Koridor 5 dan 7 yang menghubungkan titik asal Cililitan menuju Ancol.

"Pelanggan tetap bisa nyaman dan aman karena Halte Kampung Melayu sebagai titik transit Koridor 5 dan 7 sudah direvitalisasi," kata dia.

Manajemen Transjakarta sudah mengumumkan terkait penutupan rute 5D melalui laman media sosial X pada Senin (24/2). BUMD bidang transportasi Provinsi DKI Jakarta itu menyatakan layanan Transjakarta rute 5D Cililitan-Ancol beroperasi terakhir pada Jumat, 28 Februari 2025.

Kebijakan tersebut menuai beragam komentar dari warganet yang kebanyakan mengajukan keluhan. Sebagian berpendapat, kebijakan tersebut perlu dikaji kembali karena keberadaan rute 5D membantu mengefisienkan waktu perjalanan ke lokasi tujuan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.