Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saham Melonjak, Alibaba Perluas Ambisi di Dunia AI

📅 Selasa, 25 Feb 2025, 11:27 WIB | Oleh:
Saham Melonjak, Alibaba Perluas Ambisi di Dunia AI Doc: Business Insider
Ket. Alibaba memperluas ambisinya dalam dunia AI dengan menetapkan Artificial General Intelligence (AGI).

JAKARTA - Alibaba memperluas ambisinya dalam dunia kecerdasan buatan (AI) dengan menetapkan Artificial General Intelligence (AGI) sebagai prioritas utama.

CEO Alibaba, Eddie Wu, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan model AI yang melampaui batas kecerdasan yang ada.

"Kami bermaksud untuk terus mengembangkan model yang memperluas batasan kecerdasan," ujar Wu pada Kamis, seraya menyebut AGI sebagai tujuan utama dan pertama perusahaan.

AGI merupakan teknologi AI yang mampu meniru kecerdasan manusia hingga bisa menyelesaikan tugas-tugas kognitif kompleks yang membutuhkan logika dan penalaran. Beberapa perusahaan berbasis di AS seperti OpenAI, Google, Meta, dan Microsoft juga tengah berupaya mencapai AGI.

CEO SoftBank, Masayoshi Son, bahkan memperkirakan AGI bisa hadir lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, yaitu dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Pernyataan Wu disampaikan setelah Alibaba mengumumkan hasil keuangan yang positif. Pada kuartal yang berakhir Desember 2024, Alibaba mencatat kenaikan pendapatan sebesar 8%, mencapai 280,2 miliar yuan ($38,6 miliar). Sementara itu, laba bersihnya naik menjadi 48,9 miliar yuan, melampaui ekspektasi analis.

Wu menilai pencapaian AGI berpotensi memberikan nilai bisnis yang sangat besar. Ia mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa AGI dapat menggantikan atau mencapai 80% kemampuan manusia, di mana sekitar 50% dari PDB global berasal dari upah pekerja kerah biru dan kerah putih.

"Jika AGI dapat tercapai, maka hal itu dapat memberikan dampak yang luar biasa dalam hal restrukturisasi industri di seluruh dunia. Hal itu dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap atau bahkan menggantikan 50% PDB global," tambahnya.

Untuk mempercepat pengembangan AI dan AGI, Alibaba mengumumkan rencana investasi 380 miliar yuan (53 miliar dollar AS) dalam infrastruktur komputasi awan dan AI selama tiga tahun ke depan. Langkah ini menempatkan Alibaba dalam persaingan global yang semakin ketat untuk meraih supremasi AI.

Perusahaan teknologi Tiongkok tengah menjadi sorotan, terutama setelah kebangkitan DeepSeek, startup AI yang baru-baru ini merilis model AI canggih dengan harga lebih kompetitif. Perkembangan ini menarik perhatian investor terhadap potensi besar perusahaan teknologi Tiongkok di bidang AI, terutama di tengah investasi besar-besaran di Barat.

Dorongan dari sektor AI dan kerja sama Alibaba dengan Apple dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam iPhone di Tiongkok telah mendorong saham Alibaba yang tercatat di AS naik hingga 70% tahun ini.

Lonjakan ini menjadi titik balik besar setelah bertahun-tahun Alibaba berada dalam tekanan akibat regulasi ketat dari pemerintah Beijing. Namun, situasi tampaknya mulai berubah setelah Presiden Xi Jinping bertemu dengan para pemimpin teknologi terkemuka Tiongkok, termasuk Jack Ma, pekan lalu.

Pertemuan ini dipandang sebagai sinyal bahwa tindakan keras terhadap sektor teknologi telah mereda, seiring dengan upaya pemerintah Tiongkok untuk menghidupkan kembali ekonomi yang sempat terganggu akibat pandemi, regulasi ketat, dan krisis real estat.

Namun, setelah kenaikan signifikan, saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong mengalami penurunan 2,5% pada Senin siang, di tengah tekanan lebih luas yang dihadapi pasar Asia akibat kerugian tajam di Wall Street pada hari Jumat sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.