Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Klaten Tangani Masyarakat Terdampak Puting Beliung

📅 Selasa, 25 Feb 2025, 19:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Klaten Tangani Masyarakat Terdampak Puting Beliung Doc: ANTARA
Ket. Salah satu bangunan terdampak bencana puting beliung di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (24/2/2025).

Klaten– Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menangani dampak bencana puting beliung yang terjadi di Dukuh Penggung, Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Senin (24/2).

Pada kunjungannya ke lokasi bencana, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, Selasa (25/2), mengatakan dua hari ini masyarakat terdampak bencana puting beliung sudah tertangani.

"Kami juga telah memberikan bantuan, baik berupa sembako, perlengkapan, dan dapur umum untuk konsumsi," katanya.

Pada pengecekan tersebut, dampak paling parah terjadi di pabrik briket di RT 01/RW 04, Dukuh Penggung, Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper.

Meski demikian, tidak ada korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

"Korban jiwa tidak ada dan ada dua korban luka yang saat ini rawat jalan. Kebanyakan dampaknya memang genting rumah yang rusak, tetapi sudah ada bantuan dan diperbaiki. Kami targetkan hari ini selesai atau sampai besok pagi," katanya.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Syahruna, mengatakan ada sekitar 300 relawan yang terlibat dalam penanganan bencana puting beliung tersebut. 

Dia mengatakan jumlah rumah yang terdampak oleh bencana ada sekitar 60 rumah.

"Ada juga pabrik dan joglo yang roboh. Rata-rata kerusakan bangunan rumah berupa rusak ringan, sedangkan dua bangunan lainnya berupa pabrik dan joglo rusak berat. Terkait pabrik yang roboh, penyebabnya masih dalam penanganan kepolisian," katanya.

Selain itu, fasilitas puskesmas dan sekolah juga ada yang terdampak.Terkait penanganan awal, dia mengatakan usai kejadian bencana, BPBD langsung membuat dapur umum dan posko relawan.

"Hari ini kami sudah memasak kurang lebih 500 porsi, dari sarapan, makan siang, hingga sore," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.