RI Perkuat Komitmen Transisi Energi Lewat Kolaborasi AZEC
Senin, 24 Feb 2025, 01:00 WIBJakarta â Indonesia semakin mempertegas komitmennya dalam mempercepat transisi energi dan membangun ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Saat bertemu dengan Chairman Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Tadashi Maeda dan Ambassador for the promotion of the AZEC Takio Yamada, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa inisiatif AZEC menjadi salah satu sorotan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Ishiba Shigeru Januari lalu.
âKita perlu segera merealisasikan komitmen kedua kepala negara terkait pengembangan dan implementasi proyek unggulan dalam kerangka AZEC, khususnya PLTPÂ (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Muara Laboh,â ujar Airlangga di Jakarta, Minggu (23/2).
Seperti dikutip dari Antara, Chairman JBIC Tadashi Maeda menyampaikan progres perkembangan kerja sama JBIC di Indonesia, salah satunya kerja sama transisi energi dengan PLN dalam pengembangan transmisi Jawa-Sumatra.
Selain itu, Maeda juga memaparkan rencana strategis energi baru terbarukan Jepang untuk memenuhi kebutuhan energi baru terbarukan hingga 2040.
âJepang mengharapkan dukungan Indonesia untuk implementasi rencana strategis tersebut dan lebih luas untuk pemenuhan kebutuhan energi baru terbarukan bagi kedua negara,â ungkap Maeda.
Selanjutnya, Ambassador Yamada menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan kerja sama AZEC dalam mencapai tujuan bersama emisi nol karbon (net-zero emission).
Yamada juga menekankan rencana pertemuan Ministerial Meeting selanjutnya untuk mendorong realisasi proyek kerja sama AZEC.
Lebih lanjut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik inisiatif tersebut dan mendorong implementasi proyek yang sudah dilaksanakan agar dapat segera diimplementasi dan memulai tahapan produksi.
Selain itu, Airlangga juga menawarkan kerja sama PLTS yang sedang dikembangkan di Riau, transmisi ASEAN Powergrid serta pengembangan energi asal kelapa sawit sebagai bahan bakar penerbangan.
Adapun terkait sejumlah tantangan yang muncul dalam pengembangan proyek, Menko menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus memfasilitasi proses debottlenecking guna mempercepat pelaksanaan proyek.
Redaktur: Andreas Chaniago
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Ketua Harian Dekranas: Perlindungan Anak di Era Digital Tak Cukup Hanya Andalkan Orang Tua
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Panen Hasil Laut
-
Jannah Firdaus Travel Tegaskan Komitmen Berangkatkan Jamaah Umrah yang Tertunda
-
Menlu Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan Hadiri Pemakaman Ayatulah Ali Khamenei
-
Sektor Swasta Gandeng Pemda Terapkan "Pertanian Hijau"
-
UI Tetap Berada di 200 Besar Dunia versi QS WUR 2027
-
Ubah Strategi, 'The Odyssey' Tak Mengundang Influencer, Gala Premiere Hanya untuk Kritikus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.