Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Kota Pintar, Toyota Jepang Bangun Kota Futuristik untuk Menguji Mobilitas Masa Depan

📅 Minggu, 23 Feb 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Bukan Kota Pintar, Toyota Jepang Bangun Kota Futuristik untuk Menguji Mobilitas Masa Depan Doc: AP
Ket. Papan penanda Toyota Woven City di Prefektur Shizuoka, Jepang pada bulan Februari 2025.

SUSONO - Produsen mobil Jepang Toyota berencana menguji kehidupan sehari-hari dengan robotika, kecerdasan buatan, dan transportasi otonom tanpa emisi dengan membangun sebuah kota masa depan, Woven City di dekat Gunung Fuji.

Daisuke Toyoda, seorang eksekutif yang bertanggung jawab atas proyek tersebut dari keluarga pendiri perusahaan, menekankan bahwa proyek tersebut bukanlah “kota pintar.”

"Kami sedang membuat program uji coba untuk mobilitas, jadi itu sedikit berbeda. Kami bukan pengembang real estat," katanya pada Sabtu (22/2) saat mengunjungi fasilitas tersebut, tempat tahap pertama konstruksi selesai.

Menurut The Associated Press yang diundang untuk pratinjau Woven City, proyek tersebut bernilai 10 miliar dollar AS.

Tahap pertama mencakup area seluas 47.000 meter persegi (506.000 kaki persegi), kira-kira seukuran lima lapangan bisbol. Setelah selesai, luasnya akan menjadi 294.000 meter persegi (3,1 juta kaki persegi).

Dibangun di atas lahan pabrik mobil Toyota Motor Corp. yang telah ditutup, tempat ini akan menjadi tempat para peneliti dan perusahaan rintisan berkumpul untuk berbagi ide, menurut Toyoda.

Rencana ambisius untuk kota-kota futuristik telah tersendat atau belum selesai, termasuk satu yang diusulkan oleh Alphabet, perusahaan induk Google di Toronto; Neom di Arab Saudi; sebuah proyek dekat San Fransico yang dipelopori Goldman Sachs; dan Masdar City di sebelah bandara Abu Dabhi.

Pembangunan Woven City dimulai pada tahun 2021. Semua bangunan dihubungkan dengan lorong bawah tanah, tempat kendaraan otonom akan bergerak cepat mengumpulkan sampah dan melakukan pengiriman.

Belum ada yang tinggal di sana. Penghuni pertama hanya akan berjumlah 100 orang.

Disebut "penenun", mereka adalah pekerja di Toyota dan perusahaan mitra, termasuk pembuat mi instan Nissin dan Daikin, yang memproduksi pendingin udara. Pembuat kopi UCC menyajikan minuman panas dari bus otonom, yang diparkir di alun-alun yang dikelilingi kompleks apartemen yang masih kosong.

Nama kota ini diambil dari nama awal Toyota sebagai produsen alat tenun tekstil otomatis. Sakichi Toyoda, kakek buyut Daisuke Toyoda, hanya ingin mempermudah kehidupan ibunya yang bekerja keras di alat tenun manual.

Hanya sedikit pembicaraan tentang penggunaan kendaraan listrik, suatu bidang yang masih tertinggal dari Toyota. Sementara Tesla dan Byd muncul sebagai pemain EV besar, Toyota telah mendorong hidrogen, energi pilihan di Woven City.

Pejabat Toyota mengakui pihaknya tidak berharap menghasilkan uang dari Woven City, setidaknya tidak selama bertahun-tahun.

Keisuke Konishi, analis otomotif di Quick Corporate Valuation Research Center, meyakini Toyota ingin mengembangkan kendaraan robotik untuk menyaingi Waymo milik Google, bahkan jika itu berarti membangun seluruh kompleks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.