Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Ini Mampukah Timnas Basket Hadapi Australia?

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 13:33 WIB | Oleh:
Hari Ini Mampukah Timnas Basket Hadapi Australia? Doc: ist
Ket. basket

JAKARTA – Hari ini di Sydney, tim nasional bola basket putra Indonesia menghadapi Australia dalam lanjutan Grup A Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.

Meski menghadapi tim tangguh yang belum terkalahkan, Pelatih Timnas Basket Johannis Winar menegaskan pentingnya kesiapan mental serta permainan kolektif dari para pemainnya.

"Australia sangat kompetitif. Bermain dengan agresif, cepat, keras, dan fisikal," ujar Johannis Winar atau yang akrab disapa Coach Ahang, dalam keterangan tertulis.

Ia juga mengingatkan meskipun tim lawan mengubah 70 persen rosternya, para pemain cadangan tetap tampil dengan intensitas tinggi dan mengandalkan keunggulan fisik mereka.

Indonesia memiliki catatan sejarah yang tidak berpihak saat bertemu Australia. Dari empat pertemuan terakhir, Indonesia hanya sekali mencatat kemenangan, yakni pada Pra Olimpiade 1968 dengan skor 58-51.

Sementara itu, pada pertemuan pertama di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 51-106 pada Februari 2024.

Menanggapi tantangan tersebut, Coach Ahang menekankan bahwa timnya harus bermain dengan disiplin tinggi, tidak terburu-buru dalam pengambilan keputusan, serta menjaga pola permainan yang telah dirancang.

"Kekuatan kita ada di permainan tim, shooting selection, serta pengaturan tempo yang baik. Jika kita terburu-buru dalam eksekusi, maka transisi lawan akan menjadi masalah bagi kita," jelasnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa para pemain harus tetap percaya pada sistem permainan yang diterapkan dan tidak bermain secara individual.

"Jika kita main sendiri-sendiri, maka kita akan berada dalam masalah. Karena itu, yang perlu ditekankan bahwa kita harus main as a team," tegasnya.

Kondisi cuaca di Australia yang tidak terlalu dingin juga menjadi faktor yang menguntungkan bagi timnas Indonesia.

Coach Ahang menyebut bahwa situasi ini hampir serupa dengan saat tim bertandang ke Korea Selatan pada November 2024, sehingga para pemain diyakini tidak akan mengalami kendala berarti dalam beradaptasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.