Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi Trans Pakuan Gunakan Nama Baru

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 03:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Operasi Trans Pakuan Gunakan Nama Baru Doc: ANTARA/Dishub Kota Bogor
Ket. Kepala Dishub Kota Bogor Marse Saputra di Balai Kota Bogor, Jawa Barat.

BOGOR – Setelah sempat berhenti melayani, Angkutan umum BisKita Trans Pakuan akan beroperasi kembali menggunakan baru “Bis Trans Metro Pakuan.” Layanan transportasi massal itu terhenti sejak awal Januari 2025.

“Bis Trans Metro Pakuan sebuah nama kebanggaan Kota Bogor. Jadi perubahan nama ini pun sudah sesuai dengan kajian dan diusulkan ke Pemkot Bogor,” jelas Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Saputra, Selasa.

Dia menerangkan, perubahan nama berkaitan dengan peralihan pengelolaan operasional bus dari Kementerian Perhubungan, ke Dinas Perhubungan Kota Bogor. “Dulu BisKita adalah program dan produk kementerian, tidak hanya di Kota Bogor. Tetapi juga di kota-kota lainnya menggunakan nama BisKita. Tetapi karena kini sumbernya APBD Kota Bogor, maka namanya bukan lagi BisKita,” ucap Marse.

Trans Metro Pakuan memiliki sejumlah arti. Trans adalah transportasi. Metro mengartikan Kota Bogor sebagai wilayah kota metropolitan. Pakuan adalah nama ibu kota Kerajaan Sunda, yang juga dikenal sebagai Kerajaan Pajajaran sekarang menjadi Kota Bogor.

Marse menargetkan Bis Trans Metro Pakuan beroperasi Maret dengan anggaran 10 miliar. Ini telah dianggarkan dalam APBD Kota Bogor. “Saat ini sedang dilakukan proses tahapan untuk menggunakan dana 10 miliar untuk angkutan massal Bis di Kota Bogor,” tambah Marse.

Bus hanya melayani koridor koridor 1 dan 2. Koridor 1 meliputi rute Bubulak-Cidangiang. Sedangkan koridor 2 rute Bubulak-Ciawi. Namun, jumlah bus yang dioperasikan dua koridor itu 17-25 unit.

Anggaran 10 miliar hanya mampu untuk mendanai operasional Bis Trans Metro Pakuan selama enam bulan. Marse berharap, ada penambahan anggaran APBD Perubahan dan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), untuk memperpanjang masa layanan hingga akhir Desember 2025. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.