Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkat Polusi Udara di Laos Memprihatinkan

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 02:25 WIB | Oleh:
Tingkat Polusi Udara di Laos Memprihatinkan Doc: AFP/Nhac NGUYEN
Ket. Seorang pengendara sepeda motor melewati sebuah pagoda di Vientiane, Laos, pada Oktober lalu. Pada Minggu (16/2), pihak berwenang Laos melaporkan bahwa indeks kualitas udara di beberapa wilayah di Laos telah mencapai level yang mengkhawatirkan

VIENTIANE - Masyarakat Laos semakin khawatir karena mereka terpaksa untuk hidup sehari-hari dengan tingkat PM2,5 yang tidak sehat. PM2,5 merupakan partikel halus di udara yang membahayakan kesehatan.

“Indeks kualitas udara di Provinsi Salavan mencapai level yang mengkhawatirkan, dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 144 mikrogram per meter kubik, melebihi ambang batas aman, yaitu 50 mikrogram per meter kubik,” lapor Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Laos pada Minggu (16/2).

Provinsi Phongsaly, Provinsi Xieng Khuang, dan ibu kota Laos, Vientiane juga mencatat tingkat konsentrasi PM2,5 yang tidak sehat dengan angkanya menembus 101 mikrogram per meter kubik.

PM2,5, partikulat halus yang menyebabkan kabut asap merupakan polutan udara yang mengandung partikel sangat kecil dengan diameter kurang dari 2,5 mikrometer.

Dalam pertemuan tahunan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Laos pada akhir Januari lalu, Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, menyerukan pengendalian polusi udara yang lebih ketat, termasuk kabut asap dan kebakaran hutan, setelah banyak bagian negara itu mencatatkan kualitas udara yang tidak sehat dalam beberapa hari terakhir.

PM Siphandone juga mendesak semua sektor untuk memikul tanggung jawab lingkungan mereka dengan serius, seraya mengatakan tindakan yang lebih kuat diperlukan untuk melindungi sumber daya alam dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan. SB/Ant/Xinhua/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.