Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBSI Fokus Kejar Prestasi di All England 2025

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 06:57 WIB | Oleh:
PBSI Fokus Kejar Prestasi di All England 2025 Doc: Foto PP PBSI
Ket. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dalam ajang turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2025.

JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menargetkan All England 2025 sebagai pencapaian utama dalam rangkaian tur Eropa yang dimulai akhir Februari. Diawali German Open pada tanggal 25-2 Maret 2025 dan dilanjutkan ­dengan turnamen bulu t­angkis yang akan berlangsung setiap pekan.

Urutannya adalah Orleans Masters (Prancis) 4-9 Maret 2025, All England 11-16 Maret 2025, dan Swiss Open 18-23 Maret 2025.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa tur Asia awal tahun ini, termasuk Malaysia Open, India Open, Indonesia Masters, dan Thailand Masters, menjadi bahan evaluasi penting dalam persiapan menuju All England.

Dia menegaskan bahwa para atlet telah menjalani persiapan maksimal, dengan fokus pada peningkatan pola permainan, konsistensi, dan aspek fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemain.

“Persiapan para atlet sejauh ini berjalan dengan baik. Dari segi teknik, kami fokus pada pembentukan pola permainan dan peningkatan fokus di lapangan yang lebih baik lagi. Sehingga, atlet diharapkan bisa tampil konsisten hingga akhir pertandingan. Sementara performa fisik juga ditingkatkan lebih baik lagi sesuai kebutuhan setiap atlet,” ujar dia.

All England 2025 akan digelar di Utilita Arena Birmingham, Inggris, dengan Indonesia mengirimkan 15 atlet terbaik. Sektor tunggal putra akan diperkuat oleh Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani akan mewakili tunggal putri, sementara di sektor ganda putra terdapat tiga pasang­an, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, serta Daniel Marthin/M. Shohibul Fikri.ben/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.