Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Coba Atasi Diskriminasi melalui Pendidikan

📅 Minggu, 16 Feb 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Coba Atasi Diskriminasi melalui Pendidikan Doc: ist
Ket. pelajar madrasah

JAKARTA – Jika benar mampu diterapkan, Kurikulum Cinta, secara nyata, ini sungguh luar biasa. Semoga ide tersebut menjadi nyata.

Kementerian Agama (Kemenag) segera mengimplementasikan Kurikulum Cinta di setiap madrasah atau sekolah tanah air demi memupuk rasa persaudaraan sejak dini atau mencegah praktik diskriminasi.

"Saat ini Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sedang menyusun konten-konten Kurikulum Cinta agar segera diterapkan di madrasah," kata Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan dan Moderasi Beragama Farid F Saenong, di Padang, Minggu.

Farid menjelaskan, lahirnya Kurikulum Cinta tidak lepas dari fenomena atau persoalan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat dan berkaitan langsung dengan ranah pendidikan.

Kurikulum Cinta disusun sedemikian rupa agar tidak ada anak didik yang merasa berhak untuk melakukan pembedaan, atau tindakan diskriminasi terhadap kelompok minoritas atau pemeluk agama lainnya.

"Jadi inilah upaya yang ingin dibangun Menteri Agama dengan konsep Kurikulum Cinta yang kerap disampaikan di beberapa kesempatan," ujarnya.

Menurutnya, toleransi antarumat beragama telah diakui dunia internasional. Bahkan, eks Perdana Menteri Inggris Tony Blair pernah mengutarakan bahwa Indonesia merupakan contoh nyata negara yang mengimplementasikan Islam yang hidup berdampingan dengan demokrasi.

Pada kesempatan itu, Farid juga kembali menyampaikan salah satu kontrak kerja antara Nasaruddin Umar dengan Presiden sebelum dilantik menjadi Menteri Agama Kabinet Merah Putih.

"Kontrak kerja itu menjadikan Indonesia sebagai teladan terbaik untuk mendamaikan isu-isu keagamaan, demokrasi, dan kesejahteraan seluruh dunia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.