Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gitar Made in Indonesia Laris Manis dalam Pameran di Amerika, Transaksi Tembus Rp7 Miliar

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 15:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gitar Made in Indonesia Laris Manis dalam Pameran di Amerika, Transaksi Tembus Rp7 Miliar Doc: ANTARA/HO-ITPC Los Angeles
Ket. Produk gitar asal Indonesia yang dipamerkan dalam The National Association of Music Merchants (NAMM) Show 2025, California, Amerika Serikat (AS) pada 21-25 Januari 2025.

JAKARTA - Produksi gitar di Indonesia cukup berkembang, dengan beberapa merek lokal yang sudah mendunia.

Indonesia menjadi basis produksi untuk beberapa merek gitar ternama dunia seperti Cort, Yamaha, Ibanez, Fender Squier, dan PRS SE.

Selain itu, beberapa merek lokal seperti Cort Indonesia (yang juga memproduksi gitar untuk merek lain), Genta, dan Cowboy cukup populer di pasar domestik.

Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles menyebut produk gitar asal Indonesia mencatat potensi transaksi 450 ribu dolar AS atau Rp7 miliar saat ikut serta dalam pameran The National Association of Music Merchants (NAMM) Show 2025, California, Amerika Serikat (AS) pada akhir Januari lalu.

Kepala ITPC LA Kumara Jati mengatakan Kehadiran produk gitar Indonesia di The NAMM Show 2025, salah satunya, bertujuan untuk memperkuat merek lokal Indonesia di kancah global.

"Gitar Indonesia yang berkualitas tinggi telah menarik minat para calon buyer dan pengunjung yang hadir di pameran ini. Hal itu terlihat dari potensi transaksi selama pameran yang cukup besar," ujar Jati dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Kualitas produksi gitar Indonesia sangat baik karena keahlian tinggi (craftmanship) para perajin lokal dalam membuat gitar. Karena kemampuan ini lah, banyak produsen gitar kelas dunia yang memilih Pulau Jawa sebagai basis produksi.

Contohnya, perusahaan Taiwan yang memproduksi Bromo Guitars dan produsen gitar asal Korea Selatan yaitu Cort. Keduanya berproduksi di Jawa Timur.

Jati menambahkan, craftmanship perajin gitar Indonesia telah berhasil memberi tempat bagi gitar produksi Indonesia di kalangan musisi, baik lokal maupun global.

Lebih lanjut, kata Jati, tugas selanjutnya adalah menjadikan merek-merek gitar sendiri, yaitu merek-merek dari Indonesia, untuk semakin dikenal dunia.

Ada tiga produsen asal Indonesia yang ikut serta dalam pameran tersebut, dengan produk-produk seperti gitar dan bass buatan tangan, gitar listrik dan akustik kelas premium, serta tas alat musik (gigbag) dengan proteksi untuk tujuan keamanan dalam mobilisasi alat musik.

Impor alat musik AS dari Indonesia pada 2024 tercatat senilai 238 juta dolar AS. Nilai itu mencakup 14,5 persen total impor alat musik AS dari seluruh dunia yang mencapai 1,63 miliar dolar AS.

Sementara itu, nilai impor alat musik AS dari seluruh dunia mencatat nilai tertinggi pada 2022 yang mencapai 2 miliar dolar AS. Pada periode tersebut, impor alat musik AS dari Indonesia mencapai 328 juta dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.