Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Digencarkan Menanam Bahan Makanan

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Digencarkan Menanam Bahan Makanan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan
Ket. Pemerintah Kepulauan Seribu meninjau pelaksanaan progran ketahanan pangan di RPTRA Nyiur Melambai Pulau Kelapa.

JAKARTA - Untuk memperkuat ketahanan pangan warga Kepulauan Seribu didorong untuk aktif menanam kebutuhan makanan secara mandiri seperti melalui budi daya sayuran secara hidroponik.

“Kami menggelar program menanam sayur secara hidroponik dan pembibitan ikan konsumsi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Nyiur Melambai di Pulau Kelapa,” kata Lurah Pulau Kelapa, Muslim di Jakarta, Selasa.

Dia menyatakan program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan gizi bagi balita dan ibu hamil.

“Kami ingin warga aktif berpartisipasi agar manfaatnya dirasakan luas. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk pertanian perkotaan, urban farming, sangat cocok diterapkan di lahan terbatas,” ucap dia.

Sementara itu, Bendahara RPTRA Nyiur Melambai, Tri Putri Bintari menjelaskan metode hidroponik dipilih karena lebih efisien dalam penggunaan lahan dan air. Tri menjelaskan sayuran seperti kangkung, bayam, dan selada bisa tumbuh dengan cepat tanpa pestisida.

Sementara itu, budi daya ikan lele dan nila dapat menjadi sumber protein yang mudah dijangkau. Tri menambahkan warga juga diajari membudidayakan ikan lele dan nila sebagai sumber protein alternatif. Selain itu, hasil panen diharapkan mendukung pemenuhan gizi keluarga serta mengurangi ketergantungan pada pasokan luar pulau.

“Program ini mendapat respons positif dari warga, terutama ibu-ibu yang aktif dalam kegiatan RPTRA. Nantinya pengelola RPTRA berencana memperluas jenis tanaman dan budi daya ikan agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Pulau Kelapa,” kata dia.

Sebelumnya, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu mendorong petani di daerah setempat mendukung program ketahanan pangan di Kepulauan Seribu dengan melakukan penanaman tanaman pangan. “Kami melakukan pendampingan petani dalam teknik budidaya tanaman pangan seperti kembang kol, cabai, sayuran kangkung yang baik,” jelas Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati di Jakarta, Senin,

Selain itu petani diberikan edukasi soal penggunaan pupuk yang tepat, serta pengendalian hama dan penyakit sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik serta memiliki hasil produksi optimal. “Pemerintah daerah terus berupaya menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan,” tambahnya.

Penduduk Pulau Kelapa, yang terletak di Kepulauan Seribu memang sering menghadapi tantangan keterbatasan lahan dan akses terhadap pasokan pangan. Namun, dengan pemberdayaan yang sangat bermanfaat melalui program yang melibatkan warga Ini sangat disyukuri.

Budi daya sayur hidroponik dan ikan, jadi solusi praktis, dan juga memberikan manfaat luar biasa bagi kehidupan sehari-hari warga. Program yang diprakarsai oleh Tim Pengelola RPTRA Nyiur Melambai ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi bagi keluarga, terutama untuk balita dan ibu hamil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.