Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penonton MotoGP Mandalika 2025 ditargetkan 130 ribu orang

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Penonton MotoGP Mandalika 2025 ditargetkan 130 ribu orang Doc: ANTARA/Andika Wahyu
Ket. Arsip foto - Sejumlah pembalap melaju saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022).

Lombok Barat, NTB, 11/2 - Jumlah penonton MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditargetkan mencapai 130 ribu orang.


Wakil Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Samsul Purba mengatakan, target 130 ribu penonton tersebut sesuai target yang diberikan pemerintah selama tiga hari pelaksanaan MotoGP pada 3-5 Oktober 2025.

"Jadi kalau tahun lalu 121 ribu penonton, tahun ini dinaikkan jadi 130 ribu orang supaya ada perkembangan, sehingga ada kenaikan lima persen," ujarnya di Mataram, Senggigi Lombok Barat, Selasa.

Ia mengaku optimistis target 130 ribu penonton itu bisa tercapai. Hal ini berkat program diskon harga tiket yang ditawarkan kepada penonton jauh lebih murah dari perhelatan MotoGP sebelum-sebelumnya.

"Kita optimistis dengan diskon tiket yang kita berikan dapat menaikkan jumlah penonton," ujarnya.

Menurutnya, penurunan sejumlah harga tiket ini belajar dari pelaksanaan WSBK dan MotoGP sebelumnya. Hal ini, melihat tren daya beli masyarakat di NTB khususnya. Karena, bagaimanapun masyarakat NTB merupakan pasar terbesar penonton MotoGP Mandalika.

"Jadi tahun ini kita ubah strateginya belajar dari pelaksanaan WSBK, MotoGP sebelumnya. Kita melihat tren daya beli masyarakat di NTB. Karena mau nggak mau target market kita di NTB. Makanya sekarang itu kita turunkan harga tiket-nya," terang Samsul Purba.

Contoh untuk tiket grand stand A semula tahun lalu Rp2,5 juta sekarang menjadi Rp1,750 juta. Selanjutnya tiket grand stand B, C, D, E, J, K, tahun lalu Rp1,750 juta sekarang menjadi hanya Rp900 ribu. Kemudian standar grand stand yang tidak pakai atap tahun lalu Rp700 diturunkan menjadi Rp400 ribu.

"Diskon tiket melalui program early bird ini sampai 60 persen, kita buat penawarannya selama 2 minggu sampai akhir bulan ini," ujarnya.

Oleh karena itu, melalui pemberian diskon tiket murah ini, pihaknya berharap bisa meningkatkan animo penonton baik dari NTB maupun luar NTB untuk menyaksikan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika.

Selain penawaran melalui diskon tiket murah, pihaknya saat ini sedang mengusahakan penjualan tiket dengan harga hanya Rp25 ribu, dengan lokasi menonton di Bukit Seger.

"Ini sedang kita bicarakan dengan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengelola penonton di Bukit Seger. Nanti kita luncurkan murah tiket-nya cuman Rp25 ribu. Nanti bagaimana teknis-nya kita kelola supaya rapi di lihat dari Bukit Seger. Tetapi ini harus pakai tiket supaya bisa dikontrol, karena kalau tidak pakai tiket susah nanti kontrol-nya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.