Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian Bekasi Menyiapkan Beberapa Langkah Atasi Dampak Curah Hujan Tinggi terhadap Sawah

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 21:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pertanian Bekasi Menyiapkan Beberapa Langkah Atasi Dampak Curah Hujan Tinggi terhadap Sawah Doc: ANTARA
Ket. Areal persawahan tergenang air hujan di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/2/2025).

Kabupaten Bekasi– Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melakukan upaya mitigasi sekaligus menyiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak tinggi curah hujan yang berpotensi menggenangi areal persawahan di daerah itu.

Subkoordinator Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, mengatakan pemantauan kondisi lahan pertanian terdampak genangan air terus dilakukan meski sebagian besar areal sawah masih dalam situasi aman.

"Mitigasi pekan ini terpantau kondisi genangan di areal sawah Kecamatan Cikarang Timur seluas 38 hektare dan di Kecamatan Setu seluas dua hektare. Masih terus kami pantau agar bisa meminimalisir dampak," katanya di Cikarang, Selasa (11/2).

Dia mengatakan upaya mitigasi juga menyangkut kegiatan inventarisasi alat pertanian di lapangan, khususnya mesin dan selang pompa air yang biasa digunakan petani untuk mengatasi genangan di lahan persawahan.

Ketersediaan pompa air sangat penting untuk memastikan air tidak terlalu lama menggenangi sawah sehingga kami juga terus memantau alat-alat pendukung itu," katanya.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi juga telah menyiapkan bantuan benih bagi lahan yang terdampak curah hujan tinggi untuk memastikan keberlangsungan ekosistem tanam padi di sejumlah wilayah terdampak genangan.

Pihaknya bersama petani juga menyiapkan gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang dijadwalkan akan digelar secara serentak di daerah itu.

"Kami juga mengimbau petani untuk melakukan percepatan tanam pada lahan yang terdampak genangan," katanya.

Sebagai langkah tambahan, Dodo turut menyarankan agar petani segera melakukan percepatan olah tanah guna mengoptimalkan produktivitas lahan pertanian.

"Itulah beberapa langkah yang kami siapkan untuk menghadapi musim hujan tahun ini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Hitler Mussolini Terpilih sebagai Wali Kota di Peru

20 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Hitler Mussolini Terpilih s...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.