Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Tangerang Terima Dukungan Prasarana

📅 Senin, 10 Feb 2025, 03:35 WIB | Oleh:
Nelayan Tangerang Terima Dukungan Prasarana Doc: ANTARA/HO-Humas KKP
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan sejumlah bantuan kepada nelayan terdampak pagar laut Tangerang, Banten, di Tangerang, Minggu (9/2).

TANGERANG – Para nelayan dan keluarga yang mengalami dampak pemagaran laut mendapat dukungan pemberdayaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebelum dibongkar, laut Tangerang dipagari sepanjang 30 kilometer, sehingga mengganggu aktivitas nelayan.

“Dukungan yang diberikan pemerintah dalam program pemberdayaan ini untuk mendorong pembangunan ekosistem pengelolaan hasil laut dari hulu ke hilir perikanan,” tutur Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, di Tangerang, Minggu.

“Jadi ini sebagai penguatan pemberdayaan kepada nelayan, yang pertama seperti pelatihan budidaya kerang ijo, kemudian ada pemberian bantuan yang sifatnya alat keselamatan laut dan ada juga pemberian pelatihan perbaikan kapal,” katanya.

Ia mengungkapkan pelaksanaan program pemberdayaan yang dilakukan di tiga lokasi yakni seperti di TPI Tanjung Pasir, TPI Kronjo dan TPI Cituis Pakuhaji. Selain itu, KKP juga menyerahkan bantuan kepada 17 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan setempat.

Adapun untuk bantuan yang diberikan, antara lain, sarana keselamatan pelayaran berupa 300 unit life jacket, 600 paket perbekalan melaut, 200 unit cooler box, dan perlengkapan sanitasi TPI berupa pompa sebanyak 3 unit untuk tiga TPI. “Sebenarnya ini kolaborasi pemerintah pusat dan daerah serta KKP,” jelasnya.

Ada 53 KUB dan 36 sudah ditangani provinsi. Sedangkan, 17 KUB diakselerasi. Ini semata-mata untuk memberikan penguatan dan pemberdayaan nelayan.

Latif menyebutkan, dalam pemberdayaan peningkatan kapasitas nelayan, diberikan beberapa pembekalan program pelatihan terkait budi daya kerang hijau, perawatan mesin kapal perikanan, dan pengolahan ikan untuk istri nelayan. Acara diikuti 90 ­nelayan.

“KKP juga memberikan bantuan beasiswa pendidikan Politeknik KKP kepada 10 anak nelayan,” ucapnya. Menurut Lotharia, pemberian beasiswa atau pendidikan terhadap anak nelayan tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia ahli, terutama sektor perikanan dan kelautan.

Ke depan diharapkan kelompok nelayan bisa lebih baik dan unggul dalam mengelola sumber daya alam sekitar. Kemudian berdampak kesejahteraan mereka.

“Intinya kami hadir dalam rangka meningkatkan kapasitas pelatihan, menawarkan putra-putri mereka untuk masuk satuan pendidikan yang dikelola KKP. Beasiswa 100 persen,” jelasnya.

Beasiswauntuk 10 anak nelayan Tanjung Pasir, Kronjo, dan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Lotharia Latif menuturkan, saat ini KKP memiliki lembaga pendidikan politeknik kelautan dan perikanan. Peserta didiknya hampir setengahnya anak nelayan. Selain itu, lanjutnya, biaya untuk sekolah tersebut ditanggung negara.

Dia mengungkapkan, pendidikan untuk anak nelayan bisa memperkuat kualitas pengetahuan pengelolaan sumber daya alam dan semangat entrepreneurship. Kelak wilayah ini SDM bagus bidang penangkapan ikan dan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan & Perikanan, I Nyoman Radiarta, menambahkan bahwa program pemberian pendidikan kepada anak nelayan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memperhatikan kesejahteraan mereka.

Program peningkatan kualitas dan pemberdayaan SDM sudah sejak lama dilaksanakan KKP. Alumni satuan pendidikan KKP sudah mencapai 12.000. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.