Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Pangan Global Mengalami Penurunan 1,6 Persen pada Januari 2025

📅 Senin, 10 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Harga Pangan Global Mengalami Penurunan 1,6 Persen pada Januari 2025 Doc: istimewa
Ket. Food and Agriculture Organization (FAO) / Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO)

Roma - Harga pangan global mengalami penurunan pada Januari 2025, terutama akibat turunnya harga gula, minyak nabati, dan daging, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada akhir pekan lalu.


Dalam laporan bulanan pertamanya untuk 2025, FAO melaporkan bahwa indeks harga pangan secara global turun 1,6 persen pada Januari dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Seperti dikuip dari Antara, meskipun mengalami penurunan, indeks tersebut masih 6,2 persen lebih tinggi daripada bulan yang sama tahun 2024. Namun, angka tersebut masih 22 persen lebih rendah dibandingkan level tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada 2022.

Data menunjukkan bahwa tiga dari lima sub-indeks mengalami penurunan pada bulan Januari.

Harga daging turun 1,4 persen setelah harga daging domba, babi, dan unggas menyesuaikan permintaan daging sapi yang lebih tinggi. Harga daging babi terpengaruh oleh larangan impor di Eropa yang diberlakukan akibat kekhawatiran tentang penyakit mulut dan kuku.

Sementara itu, harga gula turun 6,8 persen ke level terendah sejak Oktober 2022, berkat prospek panen dan ekspor yang sehat di negara-negara penghasil gula utama termasuk Brasil dan India.

Harga minyak nabati turun 5,6 persen, kata FAO, setelah penjatahan permintaan memberikan tekanan ke bawah pada harga minyak kelapa sawit dan minyak rapa.

Di sisi lain, harga produk susu naik secara signifikan, sementara harga biji-bijian dan sereal menunjukkan kenaikan tipis.

Perjanjian Perdagangan

Sementara itu, para menteri ekonomi dari 10 negara ASEAN mendorong penyelesaian perundingan terkait peningkatan (upgrading) Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (ASEAN Trade in Goods Agreement/ATIGA) melalui pertemuan secara daring, pada Jumat lalu, (7/2).

Pertemuan tersebut dipimpin Wakil Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti, dengan didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono.

"Kami mengharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam perundingan termasuk Komite Perunding dan kelompok kerja dapat mengintensifkan pertemuan. Dengan demikian, perundingan dapat diselesaikan sesuai target dalam semangat mendukung Priority Economic Deliverables (PED) pada Keketuaan Malaysia tahun ini," ujar Roro Esti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.