Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejuaraan Pencak Silat UMKU Lindungi Atlet yang Berlaga dengan BPJAMSOSTEK

📅 Minggu, 09 Feb 2025, 17:52 WIB | Oleh:
Kejuaraan Pencak Silat UMKU Lindungi Atlet yang Berlaga dengan BPJAMSOSTEK Doc: (ANTARA/HO-Bpjs Ketenagakerjaan
Ket. Penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan terhadap atlet secara simbolis diberikan kepada dua atlet muda berbakat, yaitu Ghadi Fathin Fawwaz Sari dari SMP N 1 Kudus dan Adilia Bahirotun Nisa dari SMA Muhammadiyah Kudus.

KUDUS - BPJAMSOSTEK atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan perlindungan terhadap seluruh atlet yang berlaga di Kejuaraan Pencak Silat Piala Rektor UMKU Silat Star V 2025. 

"Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan itu merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung para atlet muda Indonesia," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus Mulyono Adi Nugroho di Kudus, Minggu. 

Ia mendukung para atlet, khususnya di bidang pencak silat agar mereka bisa bertanding dengan tenang dan tetap terlindungi dalam setiap pertandingan maupun latihan.

Dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, dia berharap para atlet dapat fokus dalam meraih prestasi tanpa harus khawatir akan risiko kecelakaan kerja atau cedera.  

Kejuaraan UMKU Silat Star V 2025 ini menjadi ajang penting bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan serta menunjukkan bakat mereka di tingkat yang lebih tinggi.

Pada kejuaraan yang berlangsung mulai 7-9 Februari 2025 itu, diikuti 700 atlet dari berbagai perguruan dan berbagai daerah.  

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan pencak silat di Kabupaten Kudus semakin berkembang dan menghasilkan atlet-atlet berprestasi.

Penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan terhadap atlet secara simbolis diberikan kepada dua atlet muda berbakat, yaitu Ghadi Fathin Fawwaz Sari dari SMP N 1 Kudus dan Adilia Bahirotun Nisa dari SMA Muhammadiyah Kudus.  

Sementara itu, Ketua KONI Kudus Sulistiyanto mengakui program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap atlet memang bagus.

Apalagi, kata dia, bertujuan untuk antisipasi jika terjadinya cedera atau kecelakaan di arena pertandingan.

Bahkan, kata dia, program jaminan sosial ketenagakerjaan itu menjadi salah satu program kerja KONI Kudus pada tahun anggaran 2025 untuk para atlet di Kabupaten Kudus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Daerah
Adu Kreatif Kuliner Indones...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.