Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Terpilih Khofifah Pastikan Jatim Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 11:03 WIB | Oleh:
Gubernur Terpilih Khofifah Pastikan Jatim Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional Doc: ANTARA/HO-TIm Khofifah
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat panen raya beberapa waktu lalu.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa memastikan Jatim siap mendukung swasembada pangan nasional usai provinsi tersebut kembali menjadi penghasil beras tertinggi di Indonesia secara konsisten sejak 2020 sampai 2024.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi beras di Jawa Timur pada 2024 mencapai 5,4 juta ton, yang sekaligus menempatkan provinsi tersebut di posisi pertama sebagai penghasil beras tertinggi di Indonesia.

"Insya Allah, Jatim siap untuk mendukung semangat dan upaya untuk swasembada pangan nasional terutama beras. Sejauh ini Jatim surplus untuk beras. Dan, kalau melihat data di tahun 2024, ada 12 provinsi di Indonesia yang surplus beras atau produksinya lebih tinggi dibanding kebutuhan konsumsinya, termasuk Jawa Timur," kata Khofifah di Surabaya, Jatim, Sabtu (8/2).

Total produksi beras di Indonesia mencapai 30,6 juta ton. Selain Jawa Timur yang menjadi penopang produksi beras nasional, dua provinsi lain juga menjadi sentra produksi beras di Indonesia, yaitu Jawa Tengah dengan total produksi 5,1 juta ton dan Jawa Barat dengan total produksi 5 juta ton.

Ketiga provinsi itu berkontribusi lebih dari 50,4 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 30,6 juta ton pada 2024.

Khofifah menegaskan keberhasilan itu tidak lepas dari semangat besar insan pertanian Jawa Timur dalam meningkatkan produktivitas padi.

"Alhamdulillah, Jawa Timur konsisten menjadi provinsi penghasil beras tertinggi secara nasional lima tahun berturut-turut. Tahun 2020 Jatim memproduksi beras sebesar 5,74 juta ton, tahun 2021 sebesar 5,65 juta ton, tahun 2022 sebesar 5,5 juta ton dan tahun 2023 sebesar 5,61 juta ton," katanya.

Capaian itu tak lepas dari semangat para petani dan seluruh insan pertanian Jatim dalam mendorong produktivitas padi.

Lebih lanjut, Khofifah menyebutkan besarnya produktivitas beras di Jatim didukung oleh banyak upaya, mulai dari penggunaan teknologi pertanian, seperti transplanter, traktor moderen dan combine harvester yang mampu mengurangi kehilangan saat pengolahan gabah.

Selain itu, juga didukung dengan optimalisasi sistem irigasi serta inovasi sistem pertanian yang banyak dikembangkan di Jatim.

Ke depan, guna mendukung program Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menargetkan panen pada 2025 mencapai 32 juta ton untuk mewujudkan Indonesia bebas impor beras, pihaknya menyatakan Jawa Timur siap untuk memberikan dukungan terbaik.

"Luas penanaman padi di Jawa Timur diproyeksikan meningkat menjadi 193.419 hektare pada Maret 2025. Bersama seluruh insan pertanian Jatim kami optimis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga beras di Indonesia," ujar Khofifah.

Dalam periode kedua kepemerintahan sebagai Gubernur Jatim mendatang, Khofifah siap untuk mewujudkan program yang mendukung ketahanan pangan.

Dengan program Jatim Agro, sebagai salah satu janji kampanye, pihaknya memiliki program Youth Agrifuture-Hub yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dengan memfasilitasi dan mendorong petani muda dengan melibatkan gen Z dan milenial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.