Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Transisi Energi, Pertamina International Shipping Pakai B40 di Seluruh Kapal Domestik

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 13:33 WIB | Oleh:
Dukung Transisi Energi, Pertamina International Shipping Pakai B40 di Seluruh Kapal Domestik Doc: PIS
Ket. Salah satu kapal yang dioperasikan oleh Pertamina International Shipping (PIS) untuk mendistribusikan komoditas energi.

JAKARTA - Direktur Armada PT Pertamina International Shipping (PIS) Muhammad Irfan Zainul Fikri menyatakan seluruh kapal pelayaran domestik yang dioperasikan oleh perseroan menggunakan biodiesel 40 (B40) sejak Januari 2025 untuk mendukung transisi energi hijau di Indonesia.

“Sesuai dengan arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), seluruh kapal yang dioperasikan oleh PIS, yakni 189 kapal yang melayani distribusi energi nasional telah menggunakan B40 untuk mencapai ketahanan energi sekaligus mendukung energi hijau dan berkelanjutan," ujar Muhammad Irfan Zainul Fikri di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pihaknya untuk mendorong pengurangan emisi karbon sekaligus mendukung upaya transisi energi nasional, mengingat B40 telah menunjukkan efisiensi yang lebih baik dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Penggunaan B40 tersebut juga sejalan dengan visi hijau jangka panjang anak usaha Pertamina di bidang pengapalan tersebut untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2050.

Irfan menyatakan pihaknya terus berupaya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap lini operasional perusahaan, mulai dari efisiensi energi, penggunaan teknologi ramah lingkungan, hingga pengembangan infrastruktur pendukung energi hijau.

PIS juga telah mengimplementasikan berbagai inovasi teknologi hijau untuk mendukung visi tersebut, salah satunya adalah penggunaan teknologi energy saving devices (ESD) pada beberapa armada PIS.

Sejak pertama kali diterapkan pada 2022, ia menuturkan bahwa kapal-kapal yang dilengkapi dengan teknologi tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi bahan bakar secara signifikan.

Selain itu, perseroan juga mengadopsi teknologi dual-fuel yang memungkinkan penggunaan bahan bakar alternatif dan fosil secara bergantian atau bersamaan yang terbukti dapat menghemat sekitar 30 persen dari total konsumsi bahan bakar kapal.

Irfan menyampaikan bahwa pihaknya juga menargetkan peningkatan kontribusi bisnis hijau perseroan hingga 34 persen pada 2034.

Ia mengatakan bahwa upaya tersebut diiringi dengan strategi penurunan emisi hingga 32 persen pada tahun yang sama, sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dan International Maritime Organization (IMO).

Irfan menuturkan bahwa komitmen hijau pihaknya telah mendapatkan apresiasi di kancah internasional melalui raihan skor ESG BBB dari perusahaan keuangan asal Amerika Serikat Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Skor tersebut menunjukkan kinerja perusahaan dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola berada pada level yang solid, sehingga pencapaian tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen PIS dalam menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan.

"Ke depan, kami berharap PIS dapat menjadi pemain terdepan dalam industri pelayaran hijau, mendorong transformasi menuju operasional yang lebih ramah lingkungan. Untuk itu diperlukan kolaborasi yang erat antara para pemangku kepentingan dan regulator untuk menciptakan ekosistem industri pelayaran yang benar-benar ramah lingkungan,” ujarnya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.