Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkendala Palang Ulayat, Pembangunan Infastruktur Air di Kota Jayapura Terhenti

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 18:01 WIB | Oleh:
 Terkendala Palang Ulayat, Pembangunan Infastruktur Air di Kota Jayapura Terhenti Doc: (ANTARA/HO-Dokumentasi PT AMJ)
Ket. Suasana pengerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di intake Siborgonyi, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua.

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat menyebutkan pembangunan sistem penyediaan air minum yang berada di intake Siborgonyi, Distrik Heram, Kota Jayapura, terhenti karena palang dari pemilik hak ulayat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Amos Wenda di Jayapura, Jumat, mengatakan untuk itu bersama inspektorat akan meninjau kembali lokasi tersebut sehingga diharapkan ada hasil yang baik.

“Jadi kami sudah melakukan pertemuan dengan inspektorat dan juga menggelar rapat, hanya saja hingga kini belum ada penyelesaian sehingga pembangunan dihentikan sementara,” katanya.

Menurut Amos, pihaknya sangat menyesalkan adanya aksi tersebut karena ini untuk kemasyarakatan.

“Jadi untuk menyelesaikan ini akhirnya kami mengarahkan pengusaha dan pihak ketiga bertemu wali kota, namun setelah pertemuan tersebut ada permintaan tambahan dana yang lebih besar,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima,, kata dia, pemilik hak ulayat mintanya uang ganti rugi sebesar Rp1,2 miliar.

“Meski begitu kami akan terus melakukan pekerjaan, batas yang penting prinsipnya pemerintah akan membangun sesuai dengan perencanaan yang ada karena ditakutkan ini menjadi temuan,” katanya.

Dia menambahkan terjadinya keterlambatan pembangunan karena adanya aksi palang-memalang sehingga diharapkan ke depan tidak ada lagi hal seperti ini.

“Sebenarnya anggaran kami untuk membangun itu cukup, hanya saja karena adanya aksi pemalangan maka target kadang tidak sesuai,” ucapnya.

Sekadar diketahui, intake Siborgonyi adalah sumber air baru di Kota Jayapura yang akan dibangun guna meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Sumber air baru ini memiliki kapasitas 220 liter/detik dan diperkirakan akan dimanfaatkan 100 liter/detik dengan jam pelayanan air bersih di Kota Jayapura bisa lebih ditingkatkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
DPR: Desa Adat Bisa Jadi Be...
Megapolitan
Dukung SPPG, Polda Metro Ja...

Aksi Godbless di Penutupan Pestapora 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Aksi Godbless di Penutupan ...
Advertisement
Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.