Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guna Mendukung Swasembada Pangan, Pemkot Probolinggo Kembangkan Padi Organik

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guna Mendukung Swasembada Pangan, Pemkot Probolinggo Kembangkan Padi Organik Doc: ANTARA
Ket. Sekda Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati, saat menanam padi organik di Kelurahan Kebonsari Kulon, Jumat (7/2/2025).

KOTA PROBOLINGGO– Pemerintah Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengembangkan pertanian padi organik untuk mendukung swasembada pangan dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo terus melakukan terobosan dan inovasi dalam pengembangan di bidang pertanian dengan menanam padi organik di demplot pertanian organik DKPPP di Jl Sunan Muria, Kelurahan Kebonsari Kulon, Jumat (7/2).

"Swasembada pangan bukan hanya sekadar upaya mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga menjadi simbol kemandirian bangsa.Hal itu juga telah tertuang dalam Instruksi Presiden No 2 Tahun 2025 tentang Peningkatan Swasembada Pangan," kata Sekda Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati.

Menurutnya,Instruksi Presiden (Inpres) No1 Tahun 2025 tentang Efisiensi termasuk seremonialnya, maka ke depan agar mampu mengurangi terhadap penggunaan pestisida dan pengguna zat kimia lainnya secara bertahap agar tidak mencemari lingkungan.

"Saya juga berharap agar mampu memproduksi pangan sendiri, tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional," tuturnya.

Namun dalam mengejar swasembada pangan, tidak boleh mengabaikan aspek keberlanjutan dan kelestariannya, sehingga harus lebih peduli terhadap sektor pertanian dan lingkungannya.

Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Aries Santoso, mengatakan penanaman padi organik dalam rangka swasembada pangan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas panen padi yang sehat dan berkualitas guna mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk pestisida dan zat kimia.

"Pertanian organik juga meningkatkan kesuburan tanah dan pelestarian lingkungan, menjamin keamanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan itu telah berlangsung selama 3 tahun dan dikembangkan oleh DKPPP Kota Probolinggo," katanya.

Dengan luasan tanah kurang lebih satu hektare, maka bisa tanam 3 kali dengan rata-rata menghasilkan beras organik delapan ton. Kalau akselerasi dari segi panennya, lebih cepat padi yang menggunakan pupuk kimia.Namun padi organik ini spesial, jadi diupayakan tanpa pestisida ataupun zat kimia, untuk tetap menjaga keberlangsungannya dengan ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.