Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNI Masih Takut Usai Penembakan Massal

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 13:12 WIB | Oleh:
WNI Masih Takut Usai Penembakan Massal Doc: ist
Ket. penembakan

JAKARTA – Sejauh ini warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Swedia, khususnya wilayah Orebo, aman-aman saja. Duta Besar untuk Swedia dan Latvia, Kamapradipta Isnomo, memastikan kondisi puluhan WNI di Orebro baik, pasca-insiden penembakan massal di kota yang berjarak 200 km dari Stockholm itu.

“KBRI sudah berkomunikasi dengan 20 WNI di Orebro. Hasil dari komunikasi itu, mereka baik-baik saja,” kata Dubes, Kamis. WNI yang tinggal di sebelah lokasi kejadian, Campus Risbergska, mengaku masih takut.

Polisi setempat menyarankan mereka untuk tetap berada di dalam rumah untuk sementara waktu. “Ada dua WNI yang bersekolah di lokasi penembakan tersebut, tetapi mereka tidak terdampak karena jadwal masuknya hari Rabu-Jumat,” ujar Dubes Kama.

Selain itu, WNI lainnya tinggal sekitar 15-20 menit dari lokasi kejadian. Jumlah korban tewas akibat penembakan di sebuah sekolah di Orebro, yang terjadi Selasa pukul 12.33 waktu setempat (18.33 WIB), dilaporkan bertambah menjadi 11.

Terduga pelaku, yang diidentifikasi bernama Rickard Andersson (35), juga tewas dalam tragedi tersebut. Andersson tercatat sebagai warga Swedia, yang lahir dan dibesarkan oleh keluarga Swedia. Hingga kini, polisi setempat masih menyelidiki motif penembakan itu.

Perdana Menteri Ulf Kristersson menyebut peristiwa tersebut sebagai penembakan massal terburuk dalam sejarah Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.