Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kompolnas Desak Propam Periksa Kapolres Jaksel

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 19:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kompolnas Desak Propam Periksa Kapolres Jaksel Doc: aloy
Ket. rupiah

JAKARTA – Propam Polda Metro Jaya diminta untuk memeriksa Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, dan siapa pun yang terkait dengan dugaan pemerasan oleh mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Bintoro. Desakan ini datang dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). 

"Sebenarnya siapa pun ya, dalam proses kasus ini, yang masuk dalam cerita ataupun konstruksi peristiwanya, ya harus diperiksa," kata Komisioner Kompolnas, Mochammad Choirul Anam di Jakarta, Jumat.

Anam mengatakan itu terkait adanya dugaan pemerasan terhadap tersangka kasus pembunuhan yang juga anak bos jaringan klinik laboratorium Prodia, Arif Nugroho (AN) alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto.

Dia minta siapa pun yang terlibat dalam kasus ini baik sebagai saksi atau terduga pelanggar, harus diperiksa. Ini termasuk Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal.

Lebih lanjut, dia menduga Kapolres Jaksel turut mendorong percepatan proses kasus tersebut karena khawatir dengan lambatnya penanganan kasus pidana.

"Kami mendapat informasi, Kapolres memang salah satu yang mendorong percepatan karena merasa kasus pidananya lambat. Padahal prinsip pidana harus cepat," jelasnya.

Namun, Anam menegaskan bahwa Kompolnas masih perlu melakukan klarifikasi lebih lanjut untuk memastikan peran Kapolres tersebut dalam kasus ini. Maka, Kompolnas berjanji akan terus memantau perkembangan proses pemeriksaan hingga sidang etik.

Sebelumnya, eks Kasatreskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Bintoro membantah telah melakukan pemerasan 20 miliar. Rinciannya 5 miliar tunai dan 1,6 miliar secara transfer sebanyak tiga kali. Bintoro juga tengah digugat secara perdata di Pengadilan Negeri Jaksel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.