Pemerintah Dorong Konsolidasi UMKM, Bermanfaat atau Berisiko?

Senin, 03 Feb 2025, 00:00 WIB

JAKARTA - Pemerintah mendorong konsolidasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam satu payung holding. Namun, pembentukan holding yang tak dikelola secara baik dapat menyebabkan kegagalan konsolidasi sehingga berisiko pada kinerja keuangan dan operasional.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Holding UMKM menjadi salah satu solusi untuk bisa menekan biaya produksi serta menaikkan volume produksi pada UMKM-UMKM di Indonesia.

Ket. Foto: Pemerintah Wacanakan Pembentukan Holding UMKM — Sumber: antara

“Mengonsolidasikan atau mengklastering UMKM-UMKM di bawah ‘UMKM holding’ itulah salah satu solusi untuk bisa menekan cost produksi dan menaikkan jumlah volume produksi,” kata Maman saat menghadiri acara Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-73 Apindo di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Dia menyoroti bagaimana produk UMKM dalam negeri yang selama ini kerap kalah bersaing dengan produk buatan Tiongkok yang jauh lebih murah dan membanjiri pasar daring atau e-commerce.

Menurut dia, menutup atau menyetop produk buatan Tiongkok di pasar daring hanya merupakan solusi jangka pendek.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Maman menawarkan solusi jangka panjang melalui pembentukan Holding UMKM yang diharapkan dapat menjadi payung bagi UMKM di seluruh Indonesia sehingga bisa memproduksi barang-barang secara massal dengan harga jual yang lebih murah. Dengan begitu, produk UMKM dalam negeri bisa bersaing dengan produk buatan Tiongkok.

Maman meyakini bahwa konsep “holding” tersebut selama ini telah dilaksanakan oleh sejumlah industri besar.

Dia mencontohkan bagaimana industri otomotif besar yang telah menjalin kerja sama dengan UMKM untuk memasok komponen-komponen otomotif. Namun, menurutnya, konsep ini harus diperluas sehingga menjangkau seluruh sektor UMKM.

Ketika ditanya wartawan mengenai konsep Holding UMKM, Maman menegaskan holding ini nantinya bukan berbentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bangun Ekosistem

Menurut dia, Holding UMKM murni untuk membangun ekosistem baru agar bisa menghubungkan antara UMKM dengan industri besar.

Mengingat hal tersebut, maka bukan tanpa alasan dia menyampaikan ide Holding UMKM ini kepada seluruh pemangku kepentingan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Maman berharap Apindo bisa terlibat dalam program Kementerian UMKM termasuk untuk mendukung Holding UMKM.

Maman juga mengungkapkan saat ini pihaknya sedang menyiapkan sistem yang disebut dengan “Sapa UMKM” untuk mengintegrasikan seluruh data UMKM di Indonesia.

Dia menyebutkan keunggulan sistem ini yakni ketersediaan data dinamis yang mendapatkan pembaruan dari waktu ke waktu, termasuk data transaksi harian UMKM.

“Sistem ‘Sapa UMKM’ itu nanti akan menjangkau dan mengonversi data statis menjadi data dinamis yang itu nanti bisa teman-teman Apindo (atau industri besar) pakai dalam rangka untuk memudahkan dan mengonsolidasikan (kerja sama dengan UMKM di Indonesia),” kata Maman.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.