Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penembakan Bos RentalMobil Mulai Disidangkan

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Penembakan Bos RentalMobil Mulai Disidangkan Doc: ist
Ket. kasus penembakan

JAKARTA – Masih ingat penembakan di rest area KM45 tol Tangerang-Merak beberapa waktu lalu? Hasil penembakan tersebut seorang bos mobil rental tewas.

Kini kasus tersebut mulai disidangkan. Oditur Militer II-07 Jakarta menghadirkan 20 saksi dalam persidangan penembakan bos rental mobil yang menyeret tiga oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).

Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta Kolonel Kum Riswandono Hariyadi mengatakan seluruh saksi tersebut berasal dari pihak militer maupun sipil, baik yang ada dalam berkas perkara maupun saksi tambahan.

"Mayoritas saksi yang akan dihadirkan nanti adalah saksi sipil," ujar Riswandono dalam konferensi pers pelimpahan berkas perkara penembakan bos rental mobil di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Jumat.

Ia membeberkan terdapat 19 saksi yang ada dalam berkas perkara dan akan dihadirkan dalam persidangan, sedangkan satu saksi lainnya merupakan saksi tambahan.

Riswandono menuturkan satu saksi tambahan tersebut, yakni Ramli Abu Bakar, yang merupakan rekan dari bos rental yang tertembak pada kejadian tersebut.

Ramli, kata dia, baru bisa memberikan keterangan pada persidangan lantaran ikut tertembak dan harus dirawat di rumah sakit saat penyidikan.

"Karena ini kasusnya dipercepat, akhirnya kami memberi saran untuk saksi saudara Ramli yang masih sakit akan kita panggil sebagai saksi tambahan di persidangan," ucap dia.

Apabila dalam proses persidangan nantinya ada saksi tambahan lain, dia mengungkapkan akan terdapat kemungkinan saksi yang dihadirkan bertambah, baik saksi memberatkan maupun meringankan.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa persidangan akan dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.

Sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di rest area KM45, Tol Tangerang-Merak, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/1).

Dalam insiden itu, terdapat dua orang korban, yakni berinisial IAR dan RAB. Satu dari dua korban itu adalah bos rental mobil yang meninggal dunia setelah terkena peluru di bagian dadanya.

Pada hari Jumat (3/1), polisi berhasil mengamankan penyewa mobil rental, yakni AS dan IS, di daerah Pandeglang, Banten.

Berselang penangkapan itu, pelaku penembakan yang merupakan anggota TNI AL juga telah ditangkap oleh personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), yakni berinisial Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.