Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama Banjir, Kegiatan Belajar Mengajar Boleh Dilaksanakan di Rumah

📅 Kamis, 30 Jan 2025, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selama Banjir, Kegiatan Belajar Mengajar Boleh Dilaksanakan di Rumah Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Sudibyo.

BATANG– Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan di rumah selama lokasi sekolah masih dilanda banjir.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Sudibyo, di Batang, Kamis (30/1), mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar diperbolehkan dilaksanakan di rumah sebagai upaya mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat lokasi sekolah dilanda banjir.

"Saat ini, banjir masih mengepung wilayah Kecamatan Batang sehingga kami memberikan kebijakan KBM diizinkan dilaksanakan di rumah. Seperti diketahui, hujan deras masih melanda di wilayah ini sejak Rabu (29/1) hingga Kamis (30/1) sehingga demi keamanan, kami izinkan sekolah bisa melaksanakan KBM di rumah," katanya.

Menurut dia, sejak memasuki awal musim hujan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada seluruh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama terkait mitigasi kebencanaan.

Dia mengatakanpada mitigasi kebencanaan tersebut, pihaknya akan lebih mengutamakan keselamatan siswa dan guru, mengamankan sarana dan prasarana, serta piranti IT.

"Jadi, kalau banjir ada sekolah yang libur atau dipulangkan lebih awal, itu semua untuk keselamatan siswa. Itu semua sudah menjadi kebijakan kami," katanya.

Ia menyebutkan berdasar laporan, saat ini ada 13 sekolah yang terdampak banjir sehingga kegiatan belajar mengajar diliburkan dan siswa dipulangkan ke rumah karena kondisi sekolah tidak memungkinkan melakukan kegiatan belajar mengajar.

"Kami memahami keputusan sekolah agar anak belajar di rumah ataupun belajar melalui daring karena kondisinya tidak memungkinkan. Kami berharap orang tua bisa maklum dan mendampingi putra-putrinya belajar di rumah," katanya.

Adapun 13 sekolah yang terdampak banjir, yaitu SD Negeri Karangasem 5, SD Negeri Karangasem 11, SD Negeri Denasri Kulon 2, SD Negeri Klidanglor, SD Negeri Karangasem 1, SD Negeri Karangasem 2, SD Negeri Karangasem 3, SD Negeri Karangasem 8, SD Negeri Karangasem 9, SD Negeri Kauman 7, SD Negeri Proyonanggan 5, SD Negeri Proyonanggan 9, serta SMP Negeri 9.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Disnaker Kota Depok Berangk...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.