Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluas Akses ke Produk Investasi Berkualitas, Bank Mandiri Kolaborasi dengan Sucor Sekuritas dan Sucor AM

📅 Selasa, 28 Jan 2025, 08:46 WIB | Oleh:
Perluas Akses ke Produk Investasi Berkualitas, Bank Mandiri Kolaborasi dengan Sucor Sekuritas dan Sucor AM Doc: Koran Jakarta/Bank Mandiri
Ket. Bank Mandiri secara resmi ditunjuk sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

JAKARTA - Bank Mandiri menjalin kerja sama strategis dengan PT Sucor Sekuritas dan PT Sucor Asset Management (Sucor AM) untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai produk investasi berkualitas sekaligus memperdalam ekosistem pasar modal nasional.

SVP Retail Deposit Produk & Solution Bank Mandiri, Evi Dempowati, mengungkapkan, kolaborasi ini menjadi bagian penting dari upaya Bank Mandiri untuk menghadirkan solusi keuangan inovatif bagi masyarakat.

Lewat kolaborasi ini, Sucor Sekuritas meluncurkan fitur Rekening Dana Nasabah (RDN) berbasis API (Application Programming Interface) bersama Bank Mandiri, sekaligus memperkenalkan fitur inovatif E-IPO yang kini tersedia di aplikasi SPOT. Fitur ini mempermudah investor untuk berpartisipasi dalam penawaran saham perdana (IPO) dan mengoptimalkan efisiensi transaksi di pasar modal.

Dalam kerja sama ini, Bank Mandiri secara resmi ditunjuk sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) untuk menghadirkan Sucorinvest Sharia Money Market Fund (SSMMF), produk reksa dana syariah unggulan yang kini dapat diakses nasabah melalui fitur Livin’ Investasi di super app Livin’ by Mandiri.

Sementara itu, SVP Wealth Management Bank Mandiri, Sista Pravesthi, menambahkan, dengan sinergi ini memungkinkan kami untuk menghadirkan dan menambah pilihan produk reksa dana yang berkualitas kepada lebih banyak nasabah, mendukung pengelolaan portofolio yang optimal, dan pada akhirnya memperkuat daya tahan serta daya saing pasar keuangan Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata Bank Mandiri untuk mendukung inklusi keuangan, mendorong partisipasi masyarakat dalam pasar modal dan berperan dalam mengakselerasi akses masyarakat ke berbagai peluang investasi,” ujar Evi dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (28/1).

Bernadus Wijaya, CEO Sucor Sekuritas, menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat inklusi keuangan serta membangun minat investasi di masyarakat.

“Peluncuran fitur Rekening Dana Nasabah (RDN) bersama Bank Mandiri menghadirkan kemudahan dan efisiensi bagi investor, sekaligus mendukung inklusi keuangan. Kami percaya kerja sama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan sektor keuangan dan memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Bank Mandiri hingga kini telah memiliki kerja sama Rekening Dana Nasabah (RDN) dengan 73 Perusahaan Efek. Sampai akhir Desember 2024 jumlah pemilik RDN di Bank Mandiri lebih dari 700 ribu rekening atau tumbuh 64% secara Year on Year (YoY).

Jemmy Paul Wawointana, Presiden Direktur Sucor AM, memaparkan bahwa SSMMF dirancang untuk memenuhi kebutuhan investasi masyarakat yang semakin cerdas dan kritis terhadap produk berbasis syariah. “Dengan dukungan platform digital Livin’ by Mandiri, kami percaya produk ini akan memberikan dampak positif bagi industri keuangan dan pasar modal di Indonesia,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap SSMMF pun sangat tinggi. Dalam dua minggu pertama peluncurannya di platform Bank Mandiri, produk ini berhasil menarik lebih dari 4.000 investor dengan total transaksi sekitar 2 triliun rupiah.

Realisasi ini mencerminkan minat yang besar terhadap investasi berbasis digital dan syariah, didukung oleh pertumbuhan pengguna fitur Livin’ Investasi sebesar hampir 120% hingga akhir 2024, dengan lebih dari 40% di antaranya merupakan investor baru.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Bank Mandiri bersama Sucor Sekuritas dan Sucor AM juga akan terus meningkatkan literasi keuangan di Indonesia. Keduanya akan menggelar program edukasi berkelanjutan untuk membantu masyarakat memahami investasi dan pengelolaan keuangan. Langkah ini tidak hanya memperkuat inklusi keuangan, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan keuangan masyarakat secara lebih optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.