Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 36 KK di Kabupaten Madiun Terdampak Banjir Kiriman

25 Senin, 27 Jan 2025, 22:53 WIB | Oleh:
Sebanyak 36 KK di Kabupaten Madiun Terdampak Banjir Kiriman Sebanyak 36 KK di Kabupaten Madiun Terdampak Banjir Kiriman Doc: Antara

Madiun - Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Kebunduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, terdampak banjir kiriman yang merupakan imbas meluapnya air sungai di Bojonegoro, sehingga merendam permukiman di wilayah itu.

1737992508_fa667808b96dec58266b.jpg

"Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Hujan deras sejak siang menyebabkan luapan air sungai kiriman dari Bojonegoro, sehingga air naik dengan cepat," ujar petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun Aksa Putra Roma di Madiun, Senin.

Menurut pantauannya, hujan sangat deras terjadi sejak Senin siang hari. Kemudian sore, air mulai masuk ke rumah.

"Ketinggian air bervariasi, antara pinggang orang dewasa hingga satu meter," kata Aksa.

Bahkan air ada yang menggenang masuk rumah warga di sejumlah titik. Sejumlah warga ada yang bertahan, namun ada juga yang dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Meski air sudah berangsur surut, namun pihaknya meminta warga Dusun Kebunduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, untuk waspada dengan banjir susulan. Hal itu karena curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu warga setempat Lasmiati (35) mengatakan hujan yang sangat lebat, tiba-tiba menyebabkan air sungai meluap di jalan dan masuk sejumlah rumah.

"Sungai desa setempat meluap akibat air banjir dari Bojonegoro. Ketinggian air ada setengah meter. Setidaknya 4 RT terdampak," kata Lasmiati.

Hingga kini BPBD Kabupaten Madiun masih menyiagakan sejumlah personel di lokasi banjir yang mulai surut. Penyiagaan personel tersebut guna mengantisipasi banjir susulan, mengingat debit air di sungai masih tinggi.

BPBD memetakan wilayah Kecamatan Pilangkenceng merupakan daerah rawan banjir di Kabupaten Madiun. Selain Pilangkenceng, sejumlah daerah yang rawan banjir di antaranya Kecamatan Balerejo, Madiun, Wungu, Mejayan, dan Saradan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pedagang Taman Puring Masih...
Megapolitan
Kabar Gembira, Pemprov DKI ...
Megapolitan
Jangan Lengah saat Nonton K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.