Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Host Fox News Pete Hegseth Terpilih Jadi Menteri Pertahanan AS

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 16:11 WIB | Oleh:
Mantan Host Fox News Pete Hegseth Terpilih Jadi Menteri Pertahanan AS Doc: AFP
Ket. Pete Hegseth, calon menteri pertahanan yang dicalonkan Presiden terpilih AS Donald Trump, memberi kesaksian dalam sidang konfirmasi di hadapan Senat pada 14 Januari 2025.

WASHINGTON - Senat AS mengukuhkan Pete Hegseth sebagai menteri pertahanan pada Jumat (24/1) malam dalam sebuah pemungutan suara yang menentukan.

Pengukuhan tersebut menepis pertanyaan tentang kualifikasi Hegseth dalam memimpin Pentagon di tengah tuduhan lainnya.

Menurut Associated Press, jarang sekali seorang calon anggota Kabinet menghadapi kekhawatiran yang begitu luas tentang pengalaman dan perilakunya seperti Hegseth, terutama untuk peran yang sangat penting di puncak militer AS.

Namun, Senat yang dipimpin Partai Republik bertekad untuk mengukuhkan Hegseth, mantan pembawa acara Fox News dan veteran tempur yang telah bersumpah akan membawa "budaya prajurit" melengkapi pejabat tinggi Kabinet Presiden Donald Trump.

Wakil Presiden AS JD Vance memecahkan suara imbang di Senat untuk mengukuhkan Pete Hegseth sebagai menteri pertahanan AS.

Vance datang ke Senat untuk memecah hasil seri setelah anggota Partai Republik Mitch McConnell, Lisa Murkowski dan Susan Collins memberikan suara menentang Hegseth.

"Yang setuju 50 dan yang tidak setuju 50. Senat terbagi rata, wakil presiden memberikan suara setuju dan pencalonan terkonfirmasi," kata Vance.

Hal itu adalah kedua kalinya dalam sejarah AS seorang wakil presiden memecah hasil seri pada penunjukan kabinet.

Sebelumnya, wakil presiden yang memecah hasil seri pada pemungutan suara konfirmasi Kabinet adalah Mike Pence pada 2017 saat Betsy Dolca menjadi menteri pendidikan.

Hegset, dipandang sebagai salah satu calon kabinet Trump yang paling kontroversial. Dia menghadapi tuduhan minum berlebihan dan salah urus keuangan.

Hegseth, 44 tahun, juga menghadapi tuduhan penyerangan seksual yang berasal dari insiden tahun 2017 di California. Polisi menyelidiki klaim tersebut tetapi tidak mengajukan tuntutan.

Associated Press melaporkan pada Kamis (23/1) bahwa Hegseth membayar 50 ribu US dolar (Rp808 juta) kepada perempuan yang menuduhnya melakukan penyerangan seksual pada 2017.

Presiden AS Donald Trump mengucapkan selamat kepada Hegseth setelah terpilih sebagai menterinya.

"Selamat kepada Pete Hegseth. Dia akan menjadi Menteri Pertahanan yang hebat!" tulis Trump di Truth Social.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Daerah
Empat Anggota Polisi Polres...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.