Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Sungai Bengawan Solo Meluap, Ratusan Hektare Sawah di Sragen Terendam Banjir

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak Sungai Bengawan Solo Meluap, Ratusan Hektare Sawah di Sragen Terendam Banjir Doc: ANTARA
Ket. Sawah yang tergenang banjir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa (21/1/2025).

SRAGEN - Ratusan hektare sawah di 17 desa di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah tergenang banjir akibat meluapnya anak Sungai Bengawan Solo.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen Eka Rini Mumpuni Titi Lestari di Sragen, Rabu (22/1), mengatakan luas sawah yang tergenang banjir seluas 538 hektare.

"Ini berada di 17 desa di tujuh kecamatan," katanya.

Ia mengatakan tanaman padi di sawah yang tergenang tersebut merupakan musim tanam pertama dengan usia padi 40-97 hari setelah tanam.

"Kalau masa tanam pertama itu kan di bulan Oktober-Januari," katanya.

Terkait dengan kemungkinan gagal panen akibat tanaman padi terendam banjir, pihaknya berharap tanaman padi di Sragen masih bisa diselamatkan.

"Saya kira kalau hanya dua hari tergenang, padi masih bisa diselamatkan. Gagal tanam atau puso kecil sekali, kecuali lebih dari 3-4 hari tergenang pasti busuk," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan pantauan sementara masih ada beberapa area sawah yang tergenang, namun ketinggian air mulai turun.

"Sudah berkurang ketinggiannya, sudah tidak setinggi daunnya," katanya.

Sementara itu, terkait dengan kemungkinan pemberian bantuan sosial bagi para petani yang sawahnya terdampak oleh banjir, ia mengatakan sampai saat ini belum ada bantuan tersebut.

"Belum ada, tapi kalau ada program, kami prioritaskan. Misalnya bantuan bibit atau apa," katanya.

Sebelumnya, beberapa kecamatan di Sragen yang terdampak banjir sejak Senin (20/1) malam, di antaranya Kecamatan Sragen Kota, Sidoharjo, Tanon, Sukodono, Sambungmacan, Ngrampal, dan Jenar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.