Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Banjir, Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Disertai Petir

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 08:27 WIB | Oleh:
Waspada Banjir, Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Disertai Petir Doc: ANTARA/Ho-Pemkot Bandarlampung
Ket. Wakil Wali Kota Bandarlampung Deddy Amarullah meninjau lokasi banjir di kota setempat pada Jumat (17/1/2025).

JAKARTA - Hujan ringan hingga lebat dan disertai petir diprakirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengguyur mayoritas kota besar di Indonesia pada Selasa (21/1), sehingga semua pihak diminta mewaspadai potensi yang menyertainya.

Prakirawati BMKG, Andika Hapsari di Jakarta, Selasa, menjabarkan bahwa potensi hujan berintensitas ringan atau dengan curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam diprakirakan mengguyur Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jakarta, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Tanjung Selor, Banjarmasin, Manado, Ternate, Ambon, Manokwari, dan Jayapura.

Hujan berintensitas sedang atau curah hujan lebih dari 4,0 mm per jam akan mengguyur Kota Semarang, Makassar, Palu, dan Sorong.

Hujan deras dengan curah hujan lebih dari 50 mm per jam diprakirakan mengguyur Kota Nabire.

Sementara Kota Padang, Bandar Lampung, Denpasar, Kupang, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Mamuju, Kendari, dan Merauke diperkirakan diguyur hujan yang disertai dengan petir.

Kemudian, untuk Kota Banda Aceh, Medan, Jambi, Palembang, Bandung, dan Gorontalo, diprakirakan berawan dan/atau berkabut sepanjang hari dengan suhu berkisar 24-31 Celcius.

Prakirawati BMKG memaparkan bahwa potensi hujan yang hampir merata di sejumlah kota besar itu dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, di antaranya BMKG memantau keberadaan sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan Selat Karimata- Laut Timor.

Sirkulasi siklonik tersebut membentuk daerah perlambatan angin yang memanjang dari laut Natuna – Selat Karimata, dan Perairan selatan Bali – NTT, perairan selatan Jawa.

Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan gelombang laut tinggi disepanjang kawasan sirkulasi siklonik, khususnya wilayah yang memiliki tekanan udara rendah.

Dalam hal ini angin permukaan pada ketinggian 3.000 kaki di Indonesia umumnya didominasi angin yang bertiup dari arah tenggara dan barat laut dengan kecepatan 9-28 kilometer per jam. BMKG juga memprediksi adanya potensi banjir rob di pesisir utara wilayah Jawa Tengah.

BMKG mengimbau kepada masyarakat dan juga lembaga pemerintah teknis terkait di daerah untuk selalu memperbaharui informasi perkembangan cuaca yang akan terus diperbaharui per tiga jam, dengan cara mengakses situs BMKG dan berbagai kanal informasi media sosial infobmkg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
AS Amankan Kendali Penuh Mi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.