Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangun BTS di Ujung Kulon, Bakti Komdigi Jalin Kerjasama dengan KLHK

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 21:57 WIB | Oleh:
Bangun BTS di Ujung Kulon, Bakti Komdigi Jalin Kerjasama dengan KLHK Doc: Dok Istimewa

JAKARTA – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) teken Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam rangka pemanfaatan dan pengembangan BTS (Base Transceiver Station) di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang-Banten.

Plt Direktur Layanan TI Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Komdigi, Sudarmanto, menyampaikan bahwa penandatanganan PKS ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan solusi telekomunikasi di kawasan konservasi.

Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memperkuat layanan komunikasi di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan akses informasi bagi masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap daerah, termasuk kawasan konservasi seperti Ujung Kulon, mendapatkan akses telekomunikasi yang memadai. Dengan adanya BTS yang akan dibangun, kami berharap upaya konservasi dapat berjalan lebih efektif dengan dukungan teknologi yang mumpuni,” kata Sudarmanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/1).

Kerjasama ini juga mendapatkan apresiasi dari Ahmad Munawir selaku Direktur Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi KLHK, yang menyatakan bahwa inisiatif BAKTI Komdigi akan sangat mendukung pemantauan konservasi di lapangan.

“Teknologi telekomunikasi yang dihadirkan oleh BAKTI akan menjadi
solusi dalam upaya pengawasan dan pengelolaan kawasan konservasi. Dengan tersedianya infrastruktur komunikasi yang baik, tim di lapangan dapat melaporkan kondisi terbaru secara real-time dan meningkatkan koordinasi antar pihak terkait,” jelas Munawir.

Menanggapi hal ini, Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Ardi Andono, turut menegaskan bahwa pembangunan BTS ini akan memberikan dampak signifikan
dalam mendukung operasional di lapangan.

“Konektivitas yang lebih baik akan
membantu kami dalam pengelolaan kawasan konservasi yang lebih efektif,
terutama dalam pemantauan satwa langka seperti badak Jawa. Selain itu,
infrastruktur ini juga akan memperkuat hubungan kami dengan masyarakat
sekitar dalam mendukung program konservasi,” ungkap Ardi.

Ia menambahkan, dengan adanya PKS ini, tujuan digitalisasi yang diharapkan
oleh Taman Nasional Ujung Kulon dapat terwujud.

“Karena kami sudah memiliki
aplikasi dengan nama, Bintang Kulon. Aplikasi ini, merupakan aplikasi booking online yang dapat membantu pengunjung untuk mencari penginapan, tiket kapal dan tiket masuk ke taman nasional,” terang Ardi.

Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, BAKTI Komdigi menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan akses telekomunikasi yang merata di seluruh Indonesia, termasuk di kawasan-kawasan konservasi yang memiliki
tantangan tersendiri dalam hal infrastruktur.

“Kami optimis bahwa kolaborasi ini
akan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Ujung Kulon,” tutup Sudarmanto.

Sebagai bentuk pemenuhan Peraturan Perundang-undangan, BAKTI Komdigi
telah menyelesaikan penandatanganan PKS dengan enam Balai Konservasi
ataupun Taman Nasional yaitu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat, BKSDA Nusa Tenggara Timur, BTN Kepulauan Togean, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, BBKSDA Papua Barat dan Balai Besar Taman Nasional (BBTN) Teluk Cendrawasih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Hang Nadim Masih Berasap, P...
Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.