Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI perkuat pencegahan pelecehan seksual di transportasi umum

📅 Senin, 20 Jan 2025, 22:30 WIB | Oleh:
DKI perkuat pencegahan pelecehan seksual di transportasi umum Doc: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Ket. Sejumlah penumpang berada di dalam bus Transjakarta di Jakarta, Rabu (13/11/2024). BPS DKI Jakarta mencatat jumlah penumpang Transjakarta pada Oktober 2024 mencapai 35.646.480 orang, meningkat 10,04 persen dibandingkan September 2024.

Jakarta, 20/1  - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pihak terkait memperkuat upaya pencegahan dan penanganan pelecehan seksual terutama di transportasi publik.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary mengatakan salah satu upaya yang dilakukan, yakni berkolaborasi dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melalui pembentukan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) yang saat ini tersedia di seluruh koridor Transjakarta.

"Pos ini dilengkapi dengan petugas yang telah dilatih khusus untuk menerima pengaduan terkait kekerasan seksual dan memberikan rujukan ke lembaga terkait untuk tindak lanjut," ujar Miftahulloh dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Selain menyediakan pos pengaduan, Dinas PPAPP DKI Jakarta bersama Transjakarta juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, melalui materi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) berupa video dan poster yang ditayangkan di armada Transjakarta.

"Materi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran pengguna transportasi publik tentang pentingnya pencegahan kekerasan seksual dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika menjadi korban atau menyaksikan kejadian tersebut," kata dia.

Miftahulloh berharap program ini tidak hanya menjadi respons atas insiden yang terjadi, tetapi juga langkah preventif untuk menciptakan rasa aman bagi pengguna transportasi umum.

Dia menambahkan, Dinas PPAPP DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pencegahan kekerasan seksual dengan melaporkan kejadian melalui Pos SAPA atau saluran pengaduan resmi yang disediakan oleh pemerintah.

"Kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual di transportasi publik," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Megapolitan
Kapolda: Polisi Harus Peka ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.