DKPP Bantul Sebut PMK pada Hewan Ternak Tidak Menular ke Manusia
Minggu, 19 Jan 2025, 22:35 WIBBANTULâ Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut virus Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak, terutama sapi, tidak menular ke manusia apabila daging hewan tersebut dikonsumsi.
"Itu PMK bukan zoonosis, jadi daging aman dikonsumsi. Makanya kita ada edukasi, harapan kami kita ada sosialisasi ke masyarakat tidak usah trauma dengan adanya PMK," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo, di Bantul, Minggu (19/1).
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir dengan merebaknya kasus PMK pada sapi yang saat ini terjadi termasuk di wilayah Kabupaten Bantul, sebab tidak ada pengaruh ke daging sapi meski hewan ternak tersebut dipotong.
"Untuk stok daging sapi kelihatannya masih aman, tidak ada kendala, harga jual daging tidak ada masalah, tidak ada penurunan permintaan daging di masyarakat," katanya.
Dia mengatakan hanya saja pemerintah daerah telah mengambil langkah untuk menutup sementara Pasar Hewan Imogiri, agar tidak ada transaksi jual beli ternak yang bisa memicu penularan PMK dari ternak sakit ke sapi yang sehat.
Pihaknya juga meminta masyarakat peternak sapi untuk tidak menjual ternak dengan harga murah apalagi di bawah harga pasaran, yang justru bisa merugikan sendiri di tengah kemunculan virus PMK pada ternak.
"Peternak agar tidak terus menjual dengan harga murah, tetapi dikandangkan, kita lakukan desinfeksi, kita obati sapi yang sakit, kita pisah dengan yang sehat, mudah-mudahan bisa sembuh," katanya.
Menurut dia, berdasarkan laporan kasus PMK di Bantul, penyakit tersebut mengakibatkan kematian ternak sebanyak 37 sapi dan yang sakit 337 sapi. Pemkab Bantul saat ini terus berupaya menanggulangi penyakit itu, salah satunya dengan melakukan vaksinasi.
"Untuk vaksin PMK, Kabupaten Bantul juga akan mendapat alokasi dari pemerintah sebanyak 33.000 dosis. Kami juga mengimbau peternak terutama yang perekonomian tinggi untuk mandiri untuk vaksinasi mandiri," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Borong 6 Medali Sekaligus, Unhas Sabet Gelar Juara Umum KKMN ke-14
-
Bandara Husein Sastranegara Sambut Lonjakan Wisatawan, Siapkan Ruang UMKM Tangkap Peluang Ekonomi
-
Harga Cabai Rawit Masih Melambung, Rp83.050/kg, dan Telur Ayam Stabil Rp29.650/kg
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
-
Review Google Pixel 11: Standar Baru Ponsel Flagship dengan Kamera 5x, AI Proaktif, dan Baterai 54 Jam - Penantang Serius Galaxy S26
-
Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Percepat Normalisasi Sungai dan Saluran Air
-
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tuai Sorotan, Buruh Desak Kepentingannya Diakomodasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.