Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina NRE Sebut Ada Peluang Garap Proyek PLTB di Portugal

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina NRE Sebut Ada Peluang Garap Proyek PLTB di Portugal Doc: ANTARA
Ket. CEO Pertamina New & Renewable Energy (NRE) John Anis dalam ADSW Summit di Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2025, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (15/1/2025).

ABU DHABI - Chief Executive Officer Pertamina New & Renewable Energy (NRE) John Anis menyampaikan terdapat peluang untuk menggarap proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Portugal.

“Yang sekarang kami lihat potensinya ada di Portugal. Banyak negara, sih. Tapi di Portugal itu ada peluang kami bisa masuk,” ujar John Anis setelah menghadiri Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (15/1).

Ia menyampaikan bahwa peluang untuk ikut serta dalam menggarap proyek PLTB di luar negeri bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan Indonesia.

John menjelaskan bahwa menggarap proyek PLTB di dalam negeri cukup sulit untuk dilakukan, sebab potensi tenaga angin di Indonesia tidak terlalu banyak.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan kompetensi dan pengalaman dalam mengembangkan PLTB, Pertamina melirik ke negara lain dengan potensi tenaga angin yang melimpah.

“Jadi, pengembangan kapasitas ini supaya kami bisa mengembangkan PLTB juga di Indonesia,” ucap John.

Selain untuk mendapatkan kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan, John juga melihat peluang untuk mengajak mitra dari negara lain datang ke Indonesia dalam rangka mengembangkan PLTB.

“Bisa juga mitra kami yang di luar negeri itu kami ajak masuk, untuk bersama-sama menggarap proyek di Indonesia,” ucapnya.

Selain Portugal, negara-negara lainnya yang proyek PLTB-nya dilirik oleh Pertamina adalah Taiwan, Filipina, hingga Amerika Serikat.

“Di luar negeri itu sebenarnya banyak, karena untuk mengembangkan PLTB, biasanya di negara yang sering kena angin ribut,” kata John Anis.

John mengatakan akan berkomunikasi kepada pemerintah Republik Indonesia apabila ingin melakukan pendekatan kepada negara-negara tersebut, dalam hal ini melibatkan diri dalam proyek pengembangan PLTB di luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.