Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerahkan para Ahli dan Anjing Pelacak, Penyebab Kebakaran di Los Angeles Mulai Diselidiki

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Kerahkan para Ahli dan Anjing Pelacak, Penyebab Kebakaran di Los Angeles Mulai Diselidiki Doc: AF/ETIENNE LAURENT
Ket. Petugas pemadam kebakaran California menyisir reruntuhan rumah tepi pantai tempat para korban kebakaran Los Angeles dilaporkan terkubur, di Malibu, California, pada Selasa (14/1).

LOS ANGELES - Penyelidikan federal besar-besaran sedang dilakukan mulai hari Selasa (14/1), terkait apa yang menyebabkan kebakaran hutan mematikan di Los Angeles, dengan jutaan orang di kota itu menuntut jawaban.

Dikutip dari Yahoo News, media sosial dipenuhi dengan berbagai teori tentang pemicu kebakaran yang melanda kota Altadena dan kawasan elit Pacific Palisades, menewaskan sedikitnya 24 orang dan menghancurkan seluruh komunitas.

Dugaan tersebut mencakup kabel listrik yang putus, pembakaran yang disengaja, kembang api yang menyasar, dan penyalaan kembali api sebelumnya.

Namun Jose Medina dari Biro Federal Alkohol Tembakau dan Senjata Api atau Bureau of Alcohol Tobacco and Firearms (ATF), yang memimpin penyelidikan, mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan.

"Kami tahu semua orang menginginkan jawaban dan masyarakat berhak mendapatkan jawaban. ATF akan memberikan jawaban tersebut, tetapi itu akan terjadi setelah kami menyelesaikan penyelidikan menyeluruh," kata Medina kepada wartawan.

ATF bekerja sama dengan penegak hukum setempat, serta Dinas Kehutanan dan kantor Kejaksaan AS, dalam operasi yang akan melibatkan sekitar 75 orang.

Libatkan Para Ahli

Medina mengatakan para penyelidik kebakaran, ahli kimia, insinyur listrik, dan anjing pelacak yang terlatih untuk mendeteksi bahan pemicu kebakaran akan melakukan kerja lapangan yang sungguh-sungguh untuk menemukan sumber kedua kebakaran tersebut.

Sebuah tim juga akan dikerahkan untuk mengumpulkan petunjuk dari masyarakat setempat dan daring, serta melakukan wawancara dengan para saksi yang mungkin ada.

"Kami mengikuti semua petunjuk dan memproses semua bukti fisik. ATF bertekad untuk memanfaatkan setiap sumber daya yang tersedia untuk memberikan investigasi yang menyeluruh dan transparan," kata Medina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...

Pemprov Terus Memperbaiki Sarana Prasarana Pendidikan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.