Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekerasan pada Anak Terjadi karena Hubungan yang Timpang Orangtua-Anak

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 10:38 WIB | Oleh:
Kekerasan pada Anak Terjadi karena Hubungan yang Timpang Orangtua-Anak Doc: ANTARA/HO-KemenPPPA
Ket. Menteri PPPA Arifah Fauzi bertanya pada dua tersangka kasus kekerasan anak dalam "Press Release Kasus Tindak Pidana Kekerasan terhadap Anak" di Polda Metro Jaya, Jakarta.

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengatakan ketimpangan relasi kuasa di dalam keluarga dapat menjadi faktor terjadinya kekerasan terhadap anak.

"Ketimpangan relasi kuasa di dalam keluarga, khususnya antara orang tua dan anak, dapat menjadi faktor lain terjadinya kekerasan terhadap anak," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Kamis (16/1).

Pihaknya mengingatkan para orang tua agar senantiasa mengupayakan pengasuhan dan komunikasi yang positif dan terbuka antar-keluarga, baik antara orang tua dengan anak maupun antara pasangan suami istri.

"Kesiapan orang tua untuk menerima kehadiran anak dalam kehidupan mereka juga menjadi landasan penting, sehingga nantinya dapat memberikan pengasuhan yang baik bagi anak di dalam keluarga," kata Menteri Arifah Fauzi.

Pihaknya sangat prihatin atas terjadinya kekerasan terhadap anak hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menteri PPPA mengatakan kasus ini merupakan satu dari ribuan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Indonesia, sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas pemerintah maupun masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak masih belum usai.

"Kami tentu sangat prihatin dan berduka cita atas meninggalnya anak korban di tangan orang tua kandungnya. Apapun alasan dan kondisinya sangat tidak dibenarkan, orang tua yang semestinya memberikan perlindungan bagi anak malah menyiksa dan mengakhiri hidup anaknya sendiri," katanya.

Sebelumnya, jenazah balita laki-laki berinisial RMR (3 tahun 9 bulan) ditemukan oleh warga di sebuah ruko di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin (6/1).

Polisi kemudian menangkap tersangka AZR (19) dan SD (22) di Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/1).

Korban tewas diduga dianiaya oleh orang tuanya karena kesal korban muntah di teras minimarket sehingga kedua tersangka mendapat teguran dari karyawan minimarket.

Kedua tersangka adalah orang tua korban. Dalam keseharian kedua tersangka merupakan pengemis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.