Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas tutup pencarian lansia hilang di hutan Ternate

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Basarnas tutup pencarian lansia hilang di hutan Ternate Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Tim Gabungan saat melakukan pencarian terhadap seorang lansia Jainabu Sahban (72 tahun) hilang di sekitar hutan Tongole Ternate, Kota Ternate, Kamis (16/1).

Ternate -- Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara, menutup operasi pencarian selama tujuh hari terhadap seorang lansia Jainabu Sahban (72 tahun) yang hilang di sekitar Hutan Tongole, Kota Ternate.

"Setelah dilakukan upaya pencarian selama tujuh hari terhadap seorang Lansia yang hilang saat pergi ke kebun di Tongole, Kota Ternate, namun belum membuahkan hasil, Basarnas Ternate resmi ditutup operasi SAR tersebut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate Fathur Rahman dihubungi di Ternate, Kamis.

Dia menjelaskan upaya pencarian telah dilaksanakan semaksimal mungkin dengan mengerahkan tim maupun peralatan, serta dibantu dengan anjing pelacak atau Unit K9 Polda Maluku Utara.

Namun hingga hari ke tujuh korban belum berhasil ditemukan, kata dia, sehingga pencarian dihentikan sesuai SOP Basarnas. Upaya pencarian sudah dilakukan di hutan Kelurahan Tongole hingga ke puncak Gunung Gamalama, namun korban belum berhasil ditemukan.

Fathur mengatakan informasi juga telah disampaikan kepada masyarakat Kota Ternate maupun potensi SAR apabila melihat maupun menemukan korban agar segera melaporkan ke pihak terkait.

Dia menyebut sekitar pukul 18.00 WIT Tim SAR gabungan selesai melaksanakan pencarian Operasi SAR hari ke tujuh dengan hasil nihil, selanjutnya tim meminta pihak keluarga mengikhlaskan dan korban dinyatakan hilang.

Unsur yang terlibat dalam operasi SAR, Tim Rescue SAR Ternate, Unit K9 Polda Malut, Bhabinkamtibmas, Babinsa, PMI Kota Ternate, keluarga korban, dan masyarakat sekitar.

Seperti diketahui sebelumnya pada tanggal 9 Januari 2025 pukul 09.30 WIT, korban berangkat ke kebun, dengan rutinitas pulang pada pukul 17.00 WIT, namun hingga malam hari korban belum juga kembali.

Pihak keluarga telah melakukan upaya pencarian di sekitar kebun milik korban, namun belum ditemukan. Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke KPP Ternate dan meminta perbantuan SAR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.