Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Resah, Warga Pesisir Mentok Tangkap Buaya Sepanjang Dua Meter

📅 Senin, 13 Jan 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Bikin Resah, Warga Pesisir Mentok Tangkap Buaya Sepanjang Dua Meter Doc: ANTARA/Donatus Dasapurna
Ket. Tim gabungan bersama warga melakukan evakuasi buaya jantan yang berhasil ditangkap warga pesisir Pantai Tembelok, Mentok, Bangka Barat.

MENTOK, BABEL - Warga pesisir Pantai Tembelok, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menangkap seekor buaya sepanjang dua meter yang selama ini meresahkan masyarakat dan wisatawan.

"Tadi sekitar pukul 11.00 WIB buaya jantan dengan panjang sekitar dua meter berhasil ditangkap warga nelayan dan saat ini masih kami amankan di Mako Satpolairud," kata Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Bangka Barat Iptu Yudi Lasmono di Mentok, Senin.

Penangkapan buaya oleh warga yang berada di pesisir pantai tersebut berawal dari peristiwa serangan buaya terhadap salah satu warga yang sedang beraktivitas di pinggir Pantai Tembelok.

Warga itu kemudian memanggil warga sekitar untuk kemudian melakukan penangkapan bersama-sama dengan menggunakan tali jerat.

"Saat ini buaya tersebut sudah kita lakukan evakuasi bersama petugas gabungan, terdiri atas Satpolairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Bangka Belitung, Korpolairud Baharkam Polri, Pos TNI AL Mentok bersama warga setempat," katanya.

Setelah buaya tersebut ditangkap dan dibawa ke Mako Satpolairud Polres Bangka Barat, selanjutnya pihaknya melakukan koordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bangka Belitung dan Alobi, salah satu komunitas pemerhati satwa di Babel.

"Kami menunggu arahan mereka untuk penanganan buaya ini," ujarnya.

Ia mengimbau warga pesisir Pantai Tembelok Mentok untuk selalu waspada karena tidak menutup kemungkinan akan muncul buaya lain di sepanjang pesisir pantai tersebut.

"Saat ini cuaca sedang tidak baik, tidak menutup kemungkinan ada buaya-buaya lainnya yang muncul atau melewati pantai itu, apalagi waktu gelap kemunculannya bisa membahayakan warga," katanya.

Keberadaan buaya di sepanjang pesisir Pantai di Kecamatan Mentok telah terjadi dalam sebulan terakhir, warga melihat buaya di beberapa lokasi berbeda dan keberadaannya cukup mengkhawatirkan karena di pesisir tersebut banyak warga nelayan dan wisatawan beraktivitas. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.