Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Monumen Reog Lebih Tinggi dari GWK di Bali, Ini Kata Bupati Ponorogo Terpilih

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 15:03 WIB | Oleh:
Monumen Reog Lebih Tinggi dari GWK di Bali, Ini Kata Bupati Ponorogo Terpilih Doc: ANTARA/HO - Humas Pemkab Ponorogo
Ket. Desain dan rencana konstruksi Monumen Reog Ponrogo dalam format gambar tiga dimensi.

JAKARTA - Bupati Ponorogo terpilih, Sugiri Sancoko memiliki alasan tersendiri mengenai monumen Reog yang memiliki ketinggian lebih tinggi 2 meter dari Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang ada di Bali.

“Wisata itu kalau (ibarat) perempuan harus wangi, harus cantik, maka wisata harus memikat. Memikat itu kalau tidak tinggi, indah lah. Kami memilih tinggi dan indah,” kata Sugiri Sancoko usai kegiatan Syukuran Warisan Budaya Tak Benda (ICH UNESCO) Reog Ponorogo di Jakarta, Sabtu (11/1).

Dengan keindahan dan juga tinggi yang dimilikinya, dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan yang berkunjung ke Ponorogo. Tidak hanya bisa melihat monumen yang tinggi nan indah, nantinya mereka dapat berwisata sekaligus memperoleh edukasi.

Sisi edukasi yang dimaksud adalah, hadirnya museum yang menyajikan berbagai pengetahuan mengenai Reog dan juga artefak-artefak bersejarah yang berkaitan dengan Ponorogo dan sekitarnya.

“Di situ ada museum dan ada monumen, jadi lokasinya sangat mendidik dan juga meningkatkan pengetahuan dan juga budaya. Sehingga, wisata yang ramah, wisata yang sangat terdidik dan efek buruknya sangat kami perhatikan,” ujar dia.

Menurut dia, pembangunan yang sudah mencapai 95 persen ini sudah siap dirilis pada tahun ini dengan berbagai fasilitas pendukung di dalam dan juga luarnya. Sehingga, pada awal Februari sudah bisa digunakan.

“Tahun ini sudah main buildingnya sudah 95 persen mungkin di awal Februari sudah selesai untuk bangunan utama,” ucap dia.

Pembangunan monumen dan juga museum ini dimaksudkan untuk menarik perhatian wisatawan dari dalam dan luar Indonesia. Sehingga target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen dapat tercapai melalui kontribusi industri pariwisata.

Monumen Reog Ponorogo ini diklaim bakal memiliki 26 lantai dengan ketinggian mencapai 126 meter dan digadang menjadi yang lebih tinggi dibandingkan dengan monumen Garuda Wisnu Kencana yang ada di Bali.

Monumen yang terletak di atas lahan aset daerah di Gunung Gamping, Desa Sampu, Kabupaten Ponorogo ini menelan anggaran sebesar Rp76,6 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.