Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Wicked' Raup Rp1,1 Triliun di Pekan Pertama Perilisan Digital

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
'Wicked' Raup Rp1,1 Triliun di Pekan Pertama Perilisan Digital Doc: ANTARA/imdb.com

JAKARTA - Film Wicked populer di layar lebar dan sekarang di video-on-demand sehingga mendapatkan pendapatan yang sangat besar.

Dilaporkan Variety pada Kamis (9/1) waktu setempat, Universal menyatakan film musikal beranggaran besar itu telah meraup 26 juta dollar AS atau sekitar Rp421 miliar di hari pertama dan 70 juta dollar AS (Rp1,1 triliun) di pekan pertama perilisan digitalnya di Amerika Serikat dan Kanada.

Wicked memulai debutnya di hiburan rumah pada 31 Desember, seharga Rp486 ribu untuk membeli dan Rp324 ribu untuk menyewa versi asli atau versi sing-along dari film tersebut. Menurut studio, adaptasi Broadway tersebut menghasilkan penjualan hari pertama dan pekan pertama terbesar untuk semua judul teater Universal.

Sebagai perbandingan, peluncuran video-on-demand (VOD) terbesar kedua dari studio tersebut adalah The Super Mario Bros. Movie (2023) dengan 44 juta dollar AS (Rp713 miliar) dari pekan pertama penyewaan dan penjualan digitalnya.

Universal berharap kekayaan akan bertambah, di mana Wicked masih memiliki lebih dari dua bulan eksklusivitas di platform hiburan rumah sebelum pertunjukan tari dan lagu yang luar biasa itu akan tersedia di Peacock, layanan streaming yang dimiliki oleh perusahaan induknya, NBCUniversal.

Lalu ada Wicked: For Good yang mengisahkan babak kedua pertunjukan Broadway dan mulai tayang di bioskop setahun setelah pertunjukan aslinya, pada 21 November.

Wicked: Part One telah menghasilkan 682 juta dollar AS di box office seluruh dunia sejak diluncurkan di bioskop pada 22 November.

Meskipun pelaporan box office adalah hal yang biasa, pendapatan hilir seperti VOD premium jarang dipublikasikan atau dilakukan dengan cara yang agresif.

Studio-studio Hollywood telah mengakui (setelah eksperimen massal selama hari-hari awal COVID) bahwa rilis teater sangat penting untuk mendorong film ke dalam semangat zaman, dan dengan demikian meningkatkan pendapatan tambahan seperti PVOD.

Para eksekutif di Universal, misalnya, telah secara terbuka mengatakan bahwa mereka melihat video-on-demand premium sebagai pelengkap, bukan pengganti teater. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.